Kompas.com - 23/06/2021, 11:10 WIB
USS Curtis Wilbur (DDG54), sebuah kapal penghancur rudal kelas AEGIS Angkatan Laut AS, tiba di pelabuhan Qingdao, 13 September 2005 di Qingdao, di provinsi Shandong, China timur AFP PHOTO/FREDERIC J. BROWNUSS Curtis Wilbur (DDG54), sebuah kapal penghancur rudal kelas AEGIS Angkatan Laut AS, tiba di pelabuhan Qingdao, 13 September 2005 di Qingdao, di provinsi Shandong, China timur

BEIJING, KOMPAS.com – China mengutuk Amerika Serikat (AS) setelah satu unit kapal perusak milik Angkatan Laut “Negeri Paman Sam” berlayar melalui Selat Taiwan.

Pada Selasa (22/6/2021), kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Curtis Wilbur, dilaporkan berlayar di Selat Taiwan.

Armada ke-7 Angkatan Laut AS menyatakan, USS Curtis Wilbur sah melakukan pelayaran di Selat Taiwan karena sesuai dengan hukum internasional.

Baca juga: Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan, Sepekan Setelah China Kirim Pesawat Militer

“Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata Armada ke-7 Angkatan Laut AS sebagaimana dilansir Reuters.

Setelah pelayaran kapal perusak milik AS di Selat Taiwan tersebut, China menyebut AS sebagai pembuat risiko keamanan terbesar di kawasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengatakan, pasukan mereka memantau kapal itu sepanjang pelayarannya dan memperingatkannya.

“Pihak AS sengaja memainkan trik lama yang sama dan menciptakan masalah dan mengganggu hal-hal di Selat Taiwan,” kata komando tersebut.

Baca juga: China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

“Ini sepenuhnya menunjukkan bahwa AS adalah pencipta risiko terbesar bagi keamanan regional, dan kami dengan tegas menentang ini,” sambungnya.

Pelayaran USS Curtis Wilbur ke jalur laut sensitif tersebut berselang sepekan pasca-China melakukan pelanggaran besar-besaran di zona pertahanan udara Taiwan.

Kala itu, sebanyak 28 unit pesawat milik Angkatan Udara China memasuki zona pertahanan udara Taiwan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naik Lagi, India Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Tiga Minggu

Naik Lagi, India Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Tiga Minggu

Global
6 Bulan Kudeta Militer Myanmar, Ini Perkembangan yang Terjadi

6 Bulan Kudeta Militer Myanmar, Ini Perkembangan yang Terjadi

Global
Pernikahan Pasangan Ini Batal Kurang dari 24 Jam Sebelum Upacara Gara-gara Kasus Covid-19

Pernikahan Pasangan Ini Batal Kurang dari 24 Jam Sebelum Upacara Gara-gara Kasus Covid-19

Global
Perburuan Badak Liar di Afrika Selatan Melonjak Tajam

Perburuan Badak Liar di Afrika Selatan Melonjak Tajam

Global
Mantan Ibu Negara Haiti Curiga Pengusaha Kuat di Negaranya Terlibat Pembunuhan Presiden

Mantan Ibu Negara Haiti Curiga Pengusaha Kuat di Negaranya Terlibat Pembunuhan Presiden

Global
Taliban Akui Anggotanya Bunuh Komedian Ternama Afghanistan

Taliban Akui Anggotanya Bunuh Komedian Ternama Afghanistan

Global
Mantan Ibu Negara Haiti Ungkap Bagaimana Dia Lolos di Malam Pembunuhan Presiden

Mantan Ibu Negara Haiti Ungkap Bagaimana Dia Lolos di Malam Pembunuhan Presiden

Global
Cegah Mutasi Baru Virus Corona, Vaksinasi dan Prokes Ketat Diperlukan

Cegah Mutasi Baru Virus Corona, Vaksinasi dan Prokes Ketat Diperlukan

Global
27 Akun Email Jaksa AS Diretas, Berisi Informasi Penting

27 Akun Email Jaksa AS Diretas, Berisi Informasi Penting

Global
Korban Tewas akibat Kebakaran di Turki Capai 6 Orang

Korban Tewas akibat Kebakaran di Turki Capai 6 Orang

Global
UNIK GLOBAL: 2 Geng Monyet Bentrok Rebutan Makanan | Pria Tidur 300 Hari dalam Setahun

UNIK GLOBAL: 2 Geng Monyet Bentrok Rebutan Makanan | Pria Tidur 300 Hari dalam Setahun

Global
China Akui Varian Delta Penyebab Lonjakan Covid-19 Terbaru, 14 Provinsi Terinfeksi

China Akui Varian Delta Penyebab Lonjakan Covid-19 Terbaru, 14 Provinsi Terinfeksi

Global
Kapal Tanker Minyak Diserang di Lepas Pantai Oman Tewaskan Dua Awak, Israel Tuduh Iran

Kapal Tanker Minyak Diserang di Lepas Pantai Oman Tewaskan Dua Awak, Israel Tuduh Iran

Global
Misteri Hilangnya Jimmy Hoffa, Pemimpin Kaum Buruh AS yang Berpengaruh

Misteri Hilangnya Jimmy Hoffa, Pemimpin Kaum Buruh AS yang Berpengaruh

Internasional
Salju Turun untuk Kali Pertama di Brasil, Warga Keheranan

Salju Turun untuk Kali Pertama di Brasil, Warga Keheranan

Global
komentar
Close Ads X