Kompas.com - 23/06/2021, 09:28 WIB
Ilustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta. Shutterstock/angellodecoIlustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Varian Delta virus corona dikhawatirkan mulai dominan di Amerika Serikat (AS), di mana dapat menyebabkan "kebangkitan" kasus Covid-19 akhir tahun ini.

Varian Delta mungkin sudah mencakup 1 dari setiap 5 kasus Covid-19 secara nasional, kata para ahli, seperti yang dilansir dari CNN pada Selasa (22/6/2021).

"Ini adalah yang paling menular dari semua varian yang pernah kami lihat," kata Dr Peter Hotez, dekan National School of Tropical Medicine di Baylor College of Medicine, kepada CNN pada Senin (21/6/2021).

Baca juga: Portugal Khawatir Gelombang Keempat Covid-19 akibat Virus Corona Varian Delta

"Kami melihat apa yang terjadi di Inggris, di mana itu terjadi di seluruh negara. Jadi, saya khawatir itu akan terjadi di AS," katanya.

Dr Rochelle Walensky, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mengatakan kepada CNN pada pekan lalu bahwa dia mengantisipasi Delta akan menjadi "varian utama dalam beberapa bulan mendatang."

Baca juga: Kisah Operasi Delta Force AS yang Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan varian Delta diperkirakan dapat mendominasi kasus Covid-19 di AS dalam waktu beberapa pekan lagi, bukan bulan, menurut William Lee, wakil presiden sains di Helix, sebuah perusahaan yang telah membantu melacak sejumlah varian Covid-19 melalui pengujian.

Dalam 2 pekan menjelang 5 Juni, CDC memperkirakan bahwa Delta bertanggung jawab atas hampir 10 persen dari total kasus Covid-19 di AS.

Sekarang, Hotez, Lee, dan dokter penyakit menular terkemuka di negara adidaya itu, Dr Anthony Fauci, mengatakan bahwa varian Delta telah berkontribusi sekitar seperlima dari total kasus.

Baca juga: Dokter China: Gejala Varian Delta Berbeda dan Lebih Berbahaya

"Pada beberapa hari yang lalu, 20,6 persen dari pihak mengisolasi diri adalah mengidap varian Delta," kata Fauci pada jumpa pers di Gedung Putih pada Selasa (22/6/2021), yang mengacu pada 2 pekan menjelang 19 Juni.

Jumlah kasus Covid-19 varian Delta tersebut kira-kira 2 kali lipat setiap 2 pekan, tambahnya.

"Ini sangat menular, sehingga meski tingkat vaksinasi Anda cukup tinggi, Anda masih dapat mengalami infeksi," kata Lee.

Baca juga: WHO: Varian Delta Dominasi Infeksi Covid-19 Global

Varian yang lebih menular, seperti varian Delta juga harus mendorong standar persentase populasi yang divaksinasi "untuk mencapai kekebalan kawanan ini", jelasnya.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah kita tahu bahwa ada kelompok orang yang tidak divaksinasi", tambahnya.

"Jadi, saya khawatir Delta akan menyebar dengan sangat cepat di kelompok-kelompok itu," terang Lee.

Baca juga: Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Dominasi Kasus Baru Dunia, Kini telah Masuk Indonesia


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Bangun 110 Silo Rudal Baru, AS Ketar-ketir

China Bangun 110 Silo Rudal Baru, AS Ketar-ketir

Global
Ibu Kota Jepang Dilanda Lonjakan Kasus Covid-19 Beberapa Hari Setelah Olimpiade Tokyo Dimulai

Ibu Kota Jepang Dilanda Lonjakan Kasus Covid-19 Beberapa Hari Setelah Olimpiade Tokyo Dimulai

Global
Joe Biden Sebut Rusia Berupaya Ganggu Pemilu 2022

Joe Biden Sebut Rusia Berupaya Ganggu Pemilu 2022

Global
Seorang Pria Palestina Tewas di Penjara Israel Setelah Dipukuli Saat Perayaan Idul Adha

Seorang Pria Palestina Tewas di Penjara Israel Setelah Dipukuli Saat Perayaan Idul Adha

Global
Rebutan Makanan, 2 Geng Monyet Bentrok di Jalanan

Rebutan Makanan, 2 Geng Monyet Bentrok di Jalanan

Global
Putin: Rusia Bisa Deteksi Musuh di Mana pun dan Melancarkan Serangan

Putin: Rusia Bisa Deteksi Musuh di Mana pun dan Melancarkan Serangan

Global
Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Global
POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

Global
Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Global
UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

Global
Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Global
Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Global
Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Global
Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Global
Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Global
komentar
Close Ads X