Kompas.com - 23/06/2021, 05:50 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali ke Gedung Putih setelah bermain golf selama satu putaran di Sterling, Virginia, pada 7 November 2020. AP PHOTO/Evan VucciPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali ke Gedung Putih setelah bermain golf selama satu putaran di Sterling, Virginia, pada 7 November 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Lebih dari 800 staf Secret Service alias Paspampres Amerika Serikat (AS) dinyatakan positif Covid-19 sejak Maret 2020 hingga Maret 2021.

Kabar tersebut terkuak setelah kelompok pengawas pemerintah Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW) merilis sebuah laporan.

Dalam laporannya, CREW merinci bahwa 881 staf dinas yang bertugas mengawal presiden AS tersebut dinyatakan positif Covid-19 sejak 1 Maret 2020 hingga 9 Maret 2021.

Baca juga: Paspampres Biden Tangkap Wanita Bersenjata di Sekitar Gedung Putih

Menurut Associated Press, temuan itu menunjukkan bahwa bahwa lebih dari 11 persen para pekerja di Secret Service terinfeksi virus corona dalam setahun.

Juru Bicara Paspampres AS Justine Whelan mengatakan, dinas tersebut secara proaktif mengetes para pekerjanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir The Independent, Selasa (22/6/2021), Whelan menuturkan bahwa Paspampres AS melakukan lebih dari 25.000 tes Covid-19.

“Misi penegakan hukum penting Paspampres AS mengharuskan stafnya untuk tetap berhubungan terus menerus dengan publik selama pandemi,” kata Whelan.

Baca juga: Pilpres AS: Biden di Ambang Kemenangan, Pengamanan Paspampres Diperketat

“Sekarang dan selama pandemi, Paspampres AS sepenuhnya siap dan memiliki staf untuk berhasil menghadapi tantangan ini,” sambung Whelan.

Kendati demikian, dalam laporannya, CREW tidak mengungkapkan nama atau tugas mereka di dalam Paspampres AS yang tertular Covid-19.

Namun, mereka mengungkapkan bahwa lebih dari separuhnya, atau 477 orang, bekerja di divisi agen khusus, unit yang bertugas melindungi presiden dan wakil presiden.

Baca juga: Dua Paspampres Trump Kena Covid-19 Usai Kawal Kampanye di Oklahoma

CREW menegaskan bahwa pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump membuat tindakan tertentu sepanjang pandemi yang berisiko membuat staf Secret Service terpapar virus corona.

Trump telah mengadakan beberapa reli dan acara besar selama pandemi, termasuk pengumuman pencalonan Amy Coney Barrett sebagai Hakim Agung.

Pengumuman yang dilakukan di Rose Garden, Kompleks Gedung Putih, tersebut dicap banyak orang sebagai acara super spreader Covid-19.

Ketika terpapar Covid-19, Trump sempat menaiki kendaraan kepresidenannya dan berputar di luar rumah sakit dengan dikawal sekaligus disopiri oleh personel Paspamres AS.

Baca juga: Masalah Pajak, Mantan Pengawal Trump Diselidiki Jaksa New York


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Seorang Guru di Meksiko Bebas Penjara Setelah 21 Tahun Korban Ditemukan Hidup dan Sehat di AS

Seorang Guru di Meksiko Bebas Penjara Setelah 21 Tahun Korban Ditemukan Hidup dan Sehat di AS

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Global
Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Global
Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Global
PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

Global
China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

Global
Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Global
Batu-batu Raksasa Berjatuhan dari Puncak Bukit India, Sembilan Wisatawan Tewas

Batu-batu Raksasa Berjatuhan dari Puncak Bukit India, Sembilan Wisatawan Tewas

Global
Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Berapa Lama Litium akan Habis?

Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Berapa Lama Litium akan Habis?

Internasional
Terjadi Lagi Suntikan Vaksin Kosong di Malaysia, Peserta Jadi Disuntik 2 Kali

Terjadi Lagi Suntikan Vaksin Kosong di Malaysia, Peserta Jadi Disuntik 2 Kali

Global
Sukses Tangani Covid-19 Varian Delta, Melbourne dan Adelaide Akan Cabut Lockdown

Sukses Tangani Covid-19 Varian Delta, Melbourne dan Adelaide Akan Cabut Lockdown

Global
Tersangka Upaya Pembunuhan Presiden Interim Mali Meninggal dalam Tahanan

Tersangka Upaya Pembunuhan Presiden Interim Mali Meninggal dalam Tahanan

Global
komentar
Close Ads X