Kompas.com - 22/06/2021, 10:12 WIB
Ketua Partai Yesh Atid, Yair Lapid, saat berbicara di konferensi pers Knesset atau Parlemen Israel, di Yerusalem pada Senin (31/5/2021). UPI/DEBBIE HILL via APKetua Partai Yesh Atid, Yair Lapid, saat berbicara di konferensi pers Knesset atau Parlemen Israel, di Yerusalem pada Senin (31/5/2021).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Israel yang baru terpilih Yair Lapid akan melakukan kunjungan pertama kenegaraan ke Uni Emirat Arab (UEA) pada pekan depan.

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan pada Senin (21/6/2021) bahwa Lapid akan mengunjungi UEA pada 29-30 Juni.

Di sana ia akan meresmikan kedutaan Israel di Abu Dhabi dan konsulat di Dubai, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada Senin (21/6/2021).

Baca juga: Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

UE, Bahrain, Maroko, dan Sudan telah membangun hubungan diplomasi dengan Israel di bawah Perjanjian Abraham yang dijembatani oleh Presiden AS ke-45, Donald Trump.

Sementara, Palestina telah mengutuk normalisasi hubungan negara teluk tersebut dengan Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Palestina mengatakan bahwa normalisasi itu adalah pengkhianatan besar dari negara-negara Arab dan sebagai bentuk tindakan merusak upaya menuju penentuan nasib Palestina.

Baca juga: Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Sejak kesepakatan itu ditandatangani pada September lalu, UEA, negara kaya minyak dengan pengaruh regional yang cukup besar, telah menandatangani sejumlah besar kesepakatan bisnis dengan Israel

Kedua negara telah sepakat untuk mengabaikan persyaratan visa bagi warga negara masing-masing dan menandatangani sejumlah perjanjian bilateral di bidang investasi, pariwisata, penerbangan langsung, keamanan, dan telekomunikasi.

Pemerintah baru di Israel dan Amerika Serikat telah mengatakan mereka berharap untuk mencapai kesepakatan serupa dengan negara-negara Arab lainnya.

Baca juga: Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Sebelum Perjanjian Abraham, Mesir dan Yordania adalah satu-satunya negara Arab yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Lapid adalah pihak yang mendorong pemerintahan baru Israel yang dilantik lebih dari sepekan yang lalu, yang mengakhiri rekor 12 tahun Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri.

Benjamin Netanyahu adalah kekuatan pendorong di balik Kesepakatan Abraham. Sudan mengikutinya pada awal 2021.

Baca juga: Israel Minta AS Bangun Sebelum Hidupkan Kesepakatan Nuklir Iran


Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Global
CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

Global
POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

Global
Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Global
Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Global
Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Global
Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Global
Cara Sukses China Tangani Varian Delta, Bisakah Indonesia Tiru?

Cara Sukses China Tangani Varian Delta, Bisakah Indonesia Tiru?

Global
Pemberontak Houthi Rebut 2 Distrik di Yaman

Pemberontak Houthi Rebut 2 Distrik di Yaman

Global
China Izinkan Uji Coba Kendaraan Autopilot di Jalan Tol Beijing

China Izinkan Uji Coba Kendaraan Autopilot di Jalan Tol Beijing

Global
Sambil Bersujud, Atlet Taekwondo Thailand Persembahkan Medali Emas Olimpiade ke Sang Ayah

Sambil Bersujud, Atlet Taekwondo Thailand Persembahkan Medali Emas Olimpiade ke Sang Ayah

Global
Lagu Kebangsaan China Dihina di Hong Kong, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

Lagu Kebangsaan China Dihina di Hong Kong, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

Global
Covid-19 di China: Penularan di Nanjing Paling Luas Setelah Wuhan

Covid-19 di China: Penularan di Nanjing Paling Luas Setelah Wuhan

Global
Dikira Sopir Taksi Online, Pria Ini Bunuh Mahasiswi

Dikira Sopir Taksi Online, Pria Ini Bunuh Mahasiswi

Global
Putrinya yang Berusia 12 Tahun Melahirkan, Ibu Ini Ditangkap Polisi

Putrinya yang Berusia 12 Tahun Melahirkan, Ibu Ini Ditangkap Polisi

Global
komentar
Close Ads X