Kompas.com - 21/06/2021, 12:29 WIB
Calon presiden Iran Ebrahim Raisi melambai ke media setelah memberikan suaranya di tempat pemungutan suara di Teheran, Iran, Jumat (18/6/2021). Iran menggelar pemungutan suara dalam pemilihan presiden pada Jumat. AP PHOTO/EBRAHIM NOROOZICalon presiden Iran Ebrahim Raisi melambai ke media setelah memberikan suaranya di tempat pemungutan suara di Teheran, Iran, Jumat (18/6/2021). Iran menggelar pemungutan suara dalam pemilihan presiden pada Jumat.

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden baru Iran Ebrahim Raisi dituding pernah menyiksa perempuan hamil, dan memerintahkan eksekusi massal.

Raisi, dikenal juga sebagai "Si Penjagal", mendapat kemenangan lebih dari 50 persen dalam pemilu Jumat (18/6/2021).

Kemenangan politisi 60 tahun itu membuat seluruh angkatan bersenjata "Negeri Para Mullah" dipimpin sosok ultra konservatif.

Baca juga: “Armada Hantu” Iran Jual Minyak Pasar Gelap ke China untuk Biayai Program Nuklir Rahasianya

Raisi akan mulai menjabat bulan depan, dengan tampuk kekuasaan bakal diserahkan pendahulunya, Hassan Rouhani.

Presiden merupakan orang nomor dua paling berkuasa di Iran setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Menangnya Ebrahim Raisi terjadi setelah ada upaya boikot, menyusul laporan adanya kandidat yang didiskualifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oposisi menyatakan, Raisi akan menjauhkan "Negeri Para Mullah" dari Barat, dan kembali menebar ketakutan di Timur Tengah.

Dia dituding menyiksa perempuan hamil, mendorong tahanan dari tepi jurang, menyetrum tawanan, dan sederet aksi brutal lainnya.

Julukan "Si Penjagal" diberikan setelah dia memerintahkan eksekusi massal tahanan politik, medio 1980-an silam.

Baca juga: Iran Punya Presiden Baru, PM Israel: Kans Terakhir Bahas Kesepakatan Nuklir

Dilaporkan dia pernah menjabat sebagai anggota "Komisi Kematian", yang memerintahkan ribuan orang dibunuh di 1988.

Halaman:

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X