Korban Meninggal Covid-19 di Brasil Capai 500.000 Orang, Presiden Tetap Tolak Pembatasan Sosial

Kompas.com - 21/06/2021, 07:32 WIB
Seorang perempuan berdiri di antara bunga merah yang diletakkan LSM Rio de Paz di pantai Copacabana untuk memberikan penghormatan atas setengah juta kematian akibat Covid-19 di Brazil, di Rio de Janeiro, Brazil, Minggu (20/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/LUCAS LANDAUSeorang perempuan berdiri di antara bunga merah yang diletakkan LSM Rio de Paz di pantai Copacabana untuk memberikan penghormatan atas setengah juta kematian akibat Covid-19 di Brazil, di Rio de Janeiro, Brazil, Minggu (20/6/2021).

"Warga sudah lelah dan mereka menganggap enteng kematian. Jadi, jalan kami masih panjang," kata Dr Natalia Pasternak Taschner dari Institut Pertanyaan Sains.

Pakar mikrobiologi itu mengatakan, mereka takkan bisa mengalahkan corona selama penegakan protokol kesehatan masih lemah.

Robert Almeida, warga di Rio de Janeiro menyebut Bolsonaro begitu absurd karena tetap menolak menegakkan protokol kesehatan.

"Dia mengabaikan baik realitas maupun akal sehat. Tidak ada penjelasan untuk situasi seperti ini," keluhnya kepada AFP.

Baca juga: Serrana, Kota Paling Sehat di Tengah Ancaman Covid-19 di Brasil

Denise Azevedo kepada Reuters berkata, kekebalan kelompok (herd immunity) tidak akan bisa dicapai tanpa vaksin.

"Tidak ada namanya perawatan. Saya sudah kehilangan banyak teman, hampir kehilangan sepupu. Banyak yang menjadi yatim piatu," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oposisi dari Parlemen Brasil menuding Bolsonaro sengaja menahan vaksin demi alasan politis, dan terus mengabaikan betapa seriusnya corona.

Sementara Bolsonaro, yang popularitasnya terus anjlok, bersikeras dia sudah mengamankan vaksin dari beberapa negara.

Namun, dia tidak berkomentar saat ditanya mengenai kematian 500.000 orang akibat Covid-19.

Baca juga: Krisis Covid-19 Terjadi di Brasil, Presiden Jair Bolsonaro Disebut Bertanggung Jawab

Halaman:
Baca tentang

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Gunung La Palma Terus Meningkat, Penerbangan Dihentikan, Tiga Kota Evakuasi

Aktivitas Gunung La Palma Terus Meningkat, Penerbangan Dihentikan, Tiga Kota Evakuasi

Global
Riwayat Pedang Damaskus, Pedang Paling Tajam dalam Sejarah

Riwayat Pedang Damaskus, Pedang Paling Tajam dalam Sejarah

Global
Ini Kata-kata Pertama Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou Usai Dibebaskan Kanada

Ini Kata-kata Pertama Putri Pendiri Huawei Meng Wanzhou Usai Dibebaskan Kanada

Global
Mengenal Deklarasi Balfour, Pemicu Utama Konflik Israel-Palestina

Mengenal Deklarasi Balfour, Pemicu Utama Konflik Israel-Palestina

Global
Palestina Ultimatum Israel untuk Keluar dari Wilayah Pendudukan dalam Waktu Satu Tahun

Palestina Ultimatum Israel untuk Keluar dari Wilayah Pendudukan dalam Waktu Satu Tahun

Global
Berusia 101 Tahun, Penangkap Lobster Tertua di Dunia Ini Belum Mau Pensiun

Berusia 101 Tahun, Penangkap Lobster Tertua di Dunia Ini Belum Mau Pensiun

Global
Lakukan Trik Menelan Ular, Petani Ini Tewas akibat Lidahnya Digigit

Lakukan Trik Menelan Ular, Petani Ini Tewas akibat Lidahnya Digigit

Global
Gadis 15 Tahun Diperkosa di Pantai, di Tengah Kerumunan Orang

Gadis 15 Tahun Diperkosa di Pantai, di Tengah Kerumunan Orang

Global
Beli Boneka Seks Anak “Mirip Mantan Pacar”, Profesor Ini Terciduk Punya Koleksi Mesum Lainnya

Beli Boneka Seks Anak “Mirip Mantan Pacar”, Profesor Ini Terciduk Punya Koleksi Mesum Lainnya

Global
Kisah Onan, Sosok yang Jadi Cikal Bakal Istilah 'Onani'

Kisah Onan, Sosok yang Jadi Cikal Bakal Istilah "Onani"

Global
Kontroversi Dwight D Eisenhower, Presiden AS era Perang Dingin

Kontroversi Dwight D Eisenhower, Presiden AS era Perang Dingin

Global
Presiden AS Eisenhower dan Perannya dalam Huru-Hara 1965 di Indonesia

Presiden AS Eisenhower dan Perannya dalam Huru-Hara 1965 di Indonesia

Global
Disangka Desersi, Polisi yang Koma Berbulan-bulan Ini Dipecat

Disangka Desersi, Polisi yang Koma Berbulan-bulan Ini Dipecat

Global
E-Gate Bandara Heathrow London Error, Ribuan Orang Terjebak 3 Jam di Dalam

E-Gate Bandara Heathrow London Error, Ribuan Orang Terjebak 3 Jam di Dalam

Global
7 Tokoh yang Mati Dipenggal Selama Revolusi Perancis

7 Tokoh yang Mati Dipenggal Selama Revolusi Perancis

Internasional
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.