Palestina Batalkan Terima 1 Juta Dosis Vaksin Hampir Kedaluwarsa dari Israel

Kompas.com - 19/06/2021, 10:48 WIB
Papan nama perusahaan The Pfizer Global Supply di Portage, Michigan, Amerika Serikat, yang dipotret pada Jumat (11/12/2020). Vaksin Pfizer-BioNTech didistribusikan ke seluruh AS dan mulai disuntik pada Senin (14/12/2020) ke 3 juta orang di gelombang pertama. AP PHOTO/PAUL SANCYAPapan nama perusahaan The Pfizer Global Supply di Portage, Michigan, Amerika Serikat, yang dipotret pada Jumat (11/12/2020). Vaksin Pfizer-BioNTech didistribusikan ke seluruh AS dan mulai disuntik pada Senin (14/12/2020) ke 3 juta orang di gelombang pertama.

RAMALLAH, KOMPAS.com - Otoritas Palestina (PA) mengumumkan membatalkan menerima satu juta dosis vaksin hampir kedaluwarsa dari Israel.

Sebelumnya, otoritas Israel menyatakan mereka bakal mengirimkan ke Ramallah untuk mempercepat vaksinasi di sana.

Imbalannya, PA akan menyerahkan Tel Aviv vaksin baru jenis Pfizer dengan jumlah sama yang bakal diterima tahun ini.

Baca juga: Israel Akan Kirim 1 Juta Vaksin Corona Hampir Kedaluwarsa ke Palestina

Namun dalam keterangan pejabat Palestina, saat gelombang pertama tiba, mereka mengetahui ternyata obatnya hampir kedaluwarsa.

PA menerangkan mereka tidak punya cukup waktu untuk menggunakannya, sehingga harus mengembalikannya.

Juru bicara pemerintah Ibrahim Melhem mengatakan, awalnya mereka menerima 90.000 dosis dari Israel sebagai gelombang pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir BBC Jumat (18/6/2021), ternyata vaksin tersebut gagal memenuhi spesifikasi yang tertera di kesepakatan.

"Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh menginstruksikan kepada kementerian kesehatan untuk membatalkannya," kata Melhem.

Dalam rilis yang dipublikasikan Wafa, Melhem menegaskan mereka tidak mau menerima obat yang hampir tidak bisa dipakai.

Baca juga: 4 Petugas Vaksin Polio di Afghanistan Ditembak Mati, Diduga Dilakukan Taliban


Karena itu, Melhem menyatakan mereka akan menunggu kirimam yang Palestina pesan langsung dari Pfizer.

Pada kicauan Jumat, Menteri Kesehatan Israel Nitzan Horowitz berujar Covid-19 tidak kenal batasan apa pun.

Dia menekankan pertukaran vaksin sudah sesuai kesepakatan kedua pihak, dan berharap adanya kooperasi di wilayah lain.

Sementara kantor PM Naftali Bennett menuturkan, sebagai gantinya Tel Aviv bakal mendapat sejuta vaksin Pfizer dari PA pada September atau Oktober.

Baca juga: Warga Pakistan yang Tolak Vaksin Corona Ponselnya Diblokir, PNS Tak Digaji

Saat ini, sekitar 55 persen populasi dewasa di Israel sudah mendapatkan vaksin sebagai upaya mengatasi penyebaran virus corona.

Sementara dari Palestina, sekitar 30 persen warga dewasa di Tepi Barat dan Jalur Gaza sudah menerima satu dosis.

Selain dari Israel, PA menerima vaksin Covid-19 dari Rusia, China, Uni Emirat Arab, maupun skema Covax.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.