Puluhan Kura-kura dan Lumba-lumba Mati akibat Panas dan Racun Kimia dari Kapal Terbakar di Sri Lanka

Kompas.com - 18/06/2021, 14:49 WIB
Dalam foto ini disediakan oleh Angkatan Udara Sri Lanka, asap mengepul dari kapal kontainer MV X-Press Pearl yang dilalap api di pelabuhan Kolombo, Sri Lanka, Selasa (25/5/2021). SRI LANKA AIR FORCE via APDalam foto ini disediakan oleh Angkatan Udara Sri Lanka, asap mengepul dari kapal kontainer MV X-Press Pearl yang dilalap api di pelabuhan Kolombo, Sri Lanka, Selasa (25/5/2021).

COLOMBO, KOMPAS.com - Puluhan kura-kura dan lumba-lumba mati akibat panas dan keracunan bahan kimia, dari kapal kontainer yang terbakar selama hampir dua minggu di lepas pantai Sri Lanka, kata otoritas setempat pada Kamis (17/6/2021).

Kapal Singapura MV X-Press Pearl sebagian tenggelam di lepas pantai Sri Lanka sejak awal Juni.

Kobaran api di dalam kapal melepaskan berton-ton bahan baku plastik yang membanjiri pantai-pantai setempat.

Baca juga: Kapal Kargo Kimia Asal Singapura Tenggelam, Sri Lanka Terancam Bencana Laut Terburuk

Petugas margasatwa mengatakan, 48 kura-kura mati dan delapan lumba-lumba, serta banyak ikan kecil, terdampar di pantai barat dan selatan Sri Lanka dalam beberapa pekan terakhir.

"Melihat foto kura-kura dan lumba-lumba yang mati ini sangat menyedihkan bagi masyarakat kami," kata Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup Anil Jasinghe kepada wartawan di Colombo, dikutip dari AFP.

"Bangkai hewan yang terdampar setelah kebakaran memiliki tanda-tanda luka bakar yang jelas dari panasnya kapal."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jasinghe melanjutkan, laporan awal juga menunjukkan keracunan kimia termasuk faktor kematian kura-kura belum lama ini.

Baca juga: Kebakaran Kapal Sisakan Limbah Kimia, Sri Lanka Diminta Tanggung Jawab

Otopsi telah dilakukan untuk menentukan penyebab kematian, tambahnya.

Pihak berwenang juga sedang menyelidiki kematian paus biru sepanjang sembilan meter di lepas semenanjung Jaffna, sekitar 400 kilometer utara Colombo.

Paus itu terdampar di pulau Kayts pada Selasa (15/6/2021), kata para pihak terkait.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Jokowi Pidato di Sidang Umum PBB, Ini Harapan Indonesia kepada Dunia...

Global
Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Mengenal Tennis For Two, Game Modern Pertama di Dunia

Global
Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Di Balik Karakter Mario Bros, Ini Sejumlah Fakta Uniknya

Global
Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Pria Ini Bakar Mobil Bentley agar Dapat Uang Asuransi untuk Bayar Utang Rp 1,7 Miliar

Global
Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, 'Moderna' Jadi 'Maderna'

Seorang Turis Wanita di Hawaii Diburu karena Kartu Vaksinasi Palsu, "Moderna" Jadi "Maderna"

Global
Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Misteri Wanita “Inggris” yang Hilang Ingatan di Kroasia Terpecahkan, Ternyata Pernah Sukses

Global
Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Ilmuwan China Klaim Kasus Covid-19 Pertama Muncul di AS Bukan Wuhan

Global
Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Human Rights Watch Desak Thailand Tidak Pulangkan Nur Sajat ke Malaysia

Global
Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Pemimpin Militer Sudan Tuduh Politisi Sipil Pancing Kudeta

Global
Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Konten Penyiksaan Hewan di Indonesia Terbanyak Sedunia, Bisakah Kasus Kucing Tayo Mengakhirinya?

Global
Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Bendungan Raksasa Ethiopia, Seluk Beluk dan Kontroversinya

Global
Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Sosok Misterius Brian Laundrie, Tunangan Gabby Petito yang Ikut Menghilang

Global
Lahar Terus Mengalir Deras, Letusan Gunung La Palma Bisa Berlangsung Tiga Bulan

Lahar Terus Mengalir Deras, Letusan Gunung La Palma Bisa Berlangsung Tiga Bulan

Global
Sorot Bokong Atlet Putri Saat Tanding, Federasi Panjat Tebing Dunia Dikecam

Sorot Bokong Atlet Putri Saat Tanding, Federasi Panjat Tebing Dunia Dikecam

Global
Kementerian Pertahanan Inggris Lagi-lagi Bocorkan Data Warga Afghanistan yang Membantunya

Kementerian Pertahanan Inggris Lagi-lagi Bocorkan Data Warga Afghanistan yang Membantunya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.