Kompas.com - 18/06/2021, 13:25 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) tersenyum saat menjabat tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam pertemuan bilateral perdana di Villa la Grange, Jenewa, Swiss, pada 16 Juni 2021. AFP PHOTO/SPUTNIK/MIKHAIL METZELPresiden Rusia Vladimir Putin (kiri) tersenyum saat menjabat tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam pertemuan bilateral perdana di Villa la Grange, Jenewa, Swiss, pada 16 Juni 2021.

RANDOLPH, KOMPAS.com - Presiden AS Joe Biden memberikan Presiden Rusia Vladimir Putin cenderamata berupa kacamata penerbang.

Peter Waszkiewicz, Kepala Randolph Engineering, mengungkapkan dia "terkejut" produk perusahaannya dipilih dalam pertemuan di Jenewa, Swiss.

Waszkiewicz menuturkan, dia memulai harinya seperti biasa keitka telepon berdering pukul 12.00 waktu setempat.

Baca juga: Pakar: Biden dan Putin Tidak Akan Berteman meski Pertemuan Sangat Konstruktif

"Kemudian media sosial juga tak berhenti berbunyi. Barulah dari situ kami tahu apa yang sedang terjadi," kata dia.

Dilansir AFP Kamis (17/6/2021), Waszkiewicz berujar dia mengaku begitu senang karena produk Randolph dipilih Biden sebagai cenderamata diplomatik.

"Cukup mengagumkan, bukan? Maksudku, kapan lagi kami bisa mendapatkan peluang seperti ini?" lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menjalin kontrak dengan Angkatan Darat AS sejak 1978, produk kacamata penerbang Randolph dipesan 25.000 pasang setiap bulannya.

Kacamata tersebut mulai mendapat tempat di hati publik sejak film Top Gun yang dibintangi oleh Tom Cruise.

Disebutkan, butuh waktu sekitar 200 langkah dalam enam pekan untuk memproduksi gaya Concorde, yang dipilih sebagai hadiah kepada Putin.

Nama Concorde sendiri diadaptasi dari pesawat supersonik abad ke-20, di mana per buah dijual 279 dollar AS (Rp 4 juta) di situs resmi.

Produk tersebut dibuat di kota kecil Massachusetts, dan diklaim sebagai "produk buatan tangan AS".

"Presiden Biden, saya yakin, memberikan kacamata itu kepada Presiden Putin sebagai simbol kebudayaan," ujar Waszkiewicz.

Baca juga: Lebih Memihak Amerika, Ini Perbedaan antara Biden dan Trump Setelah Bertemu Putin


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Global
Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Global
Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Global
Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Global
Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Global
Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Global
Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Global
Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Global
Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya 'Jauh dari Target'

Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya "Jauh dari Target"

Global
Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Global
AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi 'Negara Pariah' jika Taliban Berkuasa

AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi "Negara Pariah" jika Taliban Berkuasa

Global
Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Global
Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Global
Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Global
Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Global
komentar
Close Ads X