Kompas.com - 17/06/2021, 21:56 WIB
Lorenzo Insigne (kiri) dan Leonardo Bonucci (kanan) berteriak saat menyanyikan lagu kebangsaan Italia dalam laga kedua penyisihan Grup A Euro 2020 melawan Swiss, Kamis dini hari (17/6/2021) WIB di Stadion Olimpico, Roma. INSTAGRAM @433Lorenzo Insigne (kiri) dan Leonardo Bonucci (kanan) berteriak saat menyanyikan lagu kebangsaan Italia dalam laga kedua penyisihan Grup A Euro 2020 melawan Swiss, Kamis dini hari (17/6/2021) WIB di Stadion Olimpico, Roma.

ROMA, KOMPAS.com - Pemandangan para pemain tim nasional Italia yang berteriak saat menyanyikan lagu kebangsaan, menjadi fenomena unik di Euro 2020.

Para penggawa Gli Azzurri menyanyikan lagu Fratelli d'Italia dengan sangat bersemangat, terlihat menghayati setiap liriknya, dan melantunkannya dengan lantang.

Bahkan tak hanya di turnamen sepak bola, pemandangan serupa juga pernah tersaji di kejuaraan rugbi dunia, dan seremoni pembikaan Olimpiade Italia 2006.

Baca juga: Marko Arnautovic dan Arti Selebrasi OK yang Jadi Kontroversi

Lalu apa sebabnya orang Italia suka berteriak saat menyanyikan lagu kebangsaan?

Sejarah lagu kebangsaan Italia

Menurut penjelasan dari Explore Italian Culture, hampir semua orang Italia sangat menyukai lagu kebangsaan mereka dan selalu antusias saat menyanyikannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lagu kebangsaan Italia sendiri memiliki tiga nama.

Secara resmi disebut Inno di Mameli (himne Mameli) sesuai nama penulisnya, lalu nama populisnya adalah Il Canti degli Italiani (lagu rakyat Italia), dan yang paling terkenal adalah Fratelli d'Italia (Saudara Italia) yang juga menjadi baris pertamanya.

Lagu kebangsaan Italia seperti kebanyakan negara lainnya, ditulis saat zaman perang dan merupakan panggilan patriotik untuk berperang.

Musiknya sangat menggugah semangat dengan alunan nada yang menghentak, dan instrumen yang sangat meriah.

Lagu ini ditulis pada 1847 saat pertempuran pertama penyatuan Italia atau Il Risorgimento istilahnya, dan diadopsi sebagai lagu kebangsaan pada 1946.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

Global
Istri Sempat Ditukar Narkoba sebelum Dibunuh, Koki Ini Ditangkap

Istri Sempat Ditukar Narkoba sebelum Dibunuh, Koki Ini Ditangkap

Global
Perangkat Terserang Ransomware? Inilah yang Harus Segera Dilakukan

Perangkat Terserang Ransomware? Inilah yang Harus Segera Dilakukan

Global
Mati Terdampar di Pantai, Ikan Langka Seberat 45 Kg Ini Diawetkan

Mati Terdampar di Pantai, Ikan Langka Seberat 45 Kg Ini Diawetkan

Global
komentar
Close Ads X