Kompas.com - 16/06/2021, 21:50 WIB
Para pemain tim nasional Jerman melihat aktivis Greenpeace mendarat di Allianz Arena, jelang laga Euro 2020 melawan Perancis pada 15 Juni 2020. AP PHOTO/POOL GETTY/Alexander HassensteinPara pemain tim nasional Jerman melihat aktivis Greenpeace mendarat di Allianz Arena, jelang laga Euro 2020 melawan Perancis pada 15 Juni 2020.

MUENCHEN, KOMPAS.com - Greenpeace menyampaikan permintaan maaf atas aksi pendaratan salah satu aktivis di laga Euro 2020 Perancis melawan Jerman, yang menyebabkan dua orang terluka.

Juru bicara organisasi non-pemerintah (NGO) yang fokus pada isu lingkungan itu berujar, "pilot berpengalaman" awalnya berniat terbang di Allianz Arena, Muenchen.

Rencananya, si pilot bakal menjatuhkan bola lunak berisi celaan untuk VW, salah satu sponsor turnamen, karena membuat mesin diesel maupun berbahan bakar bensin.

Baca juga: VIDEO - Momen Aktivis Greenpeace Hampir Mendarat di Tribune Penonton Jelang Laga Jerman Vs Perancis

Tetapi, masalah pada motor glider memaksanya melakukan pendaratan darurat di dalam stadion jelang laga Perancis vs Jerman.

Juru bicara Greenpeace mengemukakan, pilot tersebut menabrak kabel overhead, yang hampir membuatnya menghantam tribun.

Serpihannya dilaporkan menghantam dua orang di dalam stadion, membuat mereka harus menerima perawatan di rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Si pilot, diyakini pria Jerman berusia 38 tahun, mendarat di lapangan di mana dia juga dilaporkan terluka.

Pihak keamanan dengan cepat membawa pria itu, di mana dia bakal menghadapi tuntutan kriminal atas aksinya.

"Kami sama sekali tidak menoleransi segala aksi politik yang bisa mengancam keselamatan," tegas kepolisian dikutip Daily Mail Rabu (16/6/2021).

Wali Kota Muenchen Katrin Habenschaden, yang kebetulan berada di dalam stadion, mengecam aksi itu karena bisa mengancam nyawa penonton maupun pemain.

"Greenpeace Jerman menyampaikan permintaan maaf bagi mereka yang terluka dan terdampak aksi protes sebelum laga Euro 2020 di Muenchen," kata kelompok tersebut.

Kelompok yang berbasis di Belanda itu menuturkan, mereka bakal bekerja sama dengan pihak keamanan seraya menyelidiki penyebab masalah di mesin parasut.

Allianz Arena, kandang Bayern Muenchen, bisa menampung 70.000 orang. Tapi, laga kemarin hanya dihadiri 14.000 orang sebagai bagian dari pencegahan wabah Covid-19.

Baca juga: Rusia Puji UEFA Setelah Tuntut Ukraina Ubah Jersey untuk Euro 2020

Baca tentang

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X