Kompas.com - 16/06/2021, 16:57 WIB
Dokumentasi Perang Vietnam. WIKIPEDIADokumentasi Perang Vietnam.

KOMPAS.com - Sejarah mencatat, Amerika Serikat (AS) dan Rusia tak hanya berseteru dalam Perang Dingin semata, tapi juga terlibat pertempuran sengit di lapangan.

Meski tak melulu berhadapan langsung, intervensi kedua negara ini memengaruhi jalannya konflik yang terjadi.

Berikut beberapa konflik yang pernah melibatkan AS dan Rusia--yang sebelum 1991 bernama Uni Soviet.

Baca juga: Sejarah Runtuhnya Uni Soviet (1991)

Perang Korea

Uni Soviet memegang peranan dalam perang di semenanjung Korea yang melibatkan AS pada 1950 sampai 1953 silam.

Saat AS menerjunkan pasukannya, Soviet membantu lawan dengan mengirimkan pasokan berupa layanan kesehatan, pilot, beserta pesawat tempurnya.

Aksi ini bertentangan dengan PBB, tapi terus dilakukan Soviet demi bisa menggempur AS dan Korea Selatan. Benar-benar permusuhan sengit yang mendobrak segala batasan dan aturan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pernyataan BTS soal Perang Korea Tuai Kecaman Netizen China

Invasi Afghanistan

Pada 1979, aksi kudeta yang berlangsung di Afghanistan, mendorong Uni Soviet lakukan invasi dengan menerjunkan 100 ribu personel tentara, 1800 tank, dan 2 ribu kendaraan lapis baja.

Hal ini langsung dikecam PBB, AS, dan sekutunya. AS bahkan langsung memberi bantuan Mujahidin berupa rudal Stinger demi meredam Soviet.

Hal ini tentu saja membuat 70 persen kekuatan Soviet dan Afghanistan hancur lebur.

Anggaran AS untuk perang ini semakin dinaikkan di tahun-tahun berikutnya. Membuat Soviet menarik mundur seluruh tentaranya pada 1987 setelah merasa kalah telak.

Baca juga: PBB Peringatkan Ada Ancaman Taliban dapat Kembali Kuasai Afghanistan

Perang Vietnam

AS selalu punya keinginan mencegah paham komunis berkuasa. Karena itulah di tengah ketegangan antara Vietnam Utara dan Selatan, di mana Ho Chi Minh dari Utara cenderung memihak komunis, AS pun menerjunkan tentaranya ke Vietnam pada 1955.

Tentu saja Soviet tak tinggal diam dan memilih membantu Vietnam Utara. Mulai dari pilot, kru udara, dan senapan anti-pesawat dilatih secara khusus oleh Soviet, dan diterjunkan ke palagan perang.

Bantuan peralatan dan teknis bagi tentara Vietkong pun konon juga disuplai Soviet. Membuat perang berdarah-darah antara AS dan Vietkong terjadi selama puluhan tahun.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Global
Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Global
Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Global
Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Global
Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Global
Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Global
Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Global
Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Global
Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya 'Jauh dari Target'

Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya "Jauh dari Target"

Global
Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Global
AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi 'Negara Pariah' jika Taliban Berkuasa

AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi "Negara Pariah" jika Taliban Berkuasa

Global
Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Global
Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Global
Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Global
Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Global
komentar
Close Ads X