Kompas.com - 16/06/2021, 11:31 WIB
Pendukung calon presiden Ebrahim Raisi memegang poster dalam reli di Teheran, Iran, Senin (14/6/2021). Komite pemeriksa Iran hanya mengizinkan tujuh calon presiden untuk berkontestasi dalam pilpres pada Jumat (18/6/2021). Di antara ketujuh calon presiden yang akan berkontestasi, satu di antaranya memilih mundur. AP PHOTO/EBRAHIM NOROOZIPendukung calon presiden Ebrahim Raisi memegang poster dalam reli di Teheran, Iran, Senin (14/6/2021). Komite pemeriksa Iran hanya mengizinkan tujuh calon presiden untuk berkontestasi dalam pilpres pada Jumat (18/6/2021). Di antara ketujuh calon presiden yang akan berkontestasi, satu di antaranya memilih mundur.

TEHERAN, KOMPAS.com – Iran bakal menggelar pemilihan presiden (pilpres) pada Jumat (18/6/2021).

Terdapat enam kandidat yang akan berkontestasi dalam pilpres Iran dan bakal menggantikan Hassan Rouhani yang telah menjabat sebagai Presiden Iran selama dua periode.

Keenam kandidat tersebut adalah Amir-Hossein Ghazizadeh, Abdolnaser Hemmati, Saeed Jalili, Mohsen Mehralizadeh, Ebrahim Raisi, dan Mohsen Rezaee.

Baca juga: Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Melansir AFP, Raisi yang berpandangan garis keras alias ultrakonservatif merupakan kandidat yang diperkirakan akan menggantikan Rouhani.

Di sisi lain, AFP melaporkan bahwa keriuhan di Iran menjelang pilpres tahun ini sangat rendah dan poster-poster calon presiden sangat jarang ditempelkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak revolusi pada 1979, kekuasaan tertinggi Iran sebenarnya terletak pada pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei.

Namun, jabatan presiden tetap memiliki pengaruh yang signifikan pada berbagai kebijakan mulai dari industri hingga urusan luar negeri.

Baca juga: AS Waspada Kapal Iran Sampai di Samudra Atlantik, Curiga Pasok Senjata ke Venezuela


Aturan di Iran menyebutkan, seseorang yang menjadi presiden hanya boleh menjabat maksimal selama dua periode dengan masing-masing periode diatur selama empat tahun.

Pencapaian penting Rouhani adalah kesepakatan nuklir pada 2015 di mana Teheran bersedia membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.

Tetapi harapan bahwa Iran akan menuai keuntungan pupus pada 2018 ketika presiden AS saat itu Donald Trump membatalkan kesepakatan itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Global
CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

Global
POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

Global
Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Global
Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Global
Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Global
Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Global
Cara Sukses China Tangani Varian Delta, Bisakah Indonesia Tiru?

Cara Sukses China Tangani Varian Delta, Bisakah Indonesia Tiru?

Global
Pemberontak Houthi Rebut 2 Distrik di Yaman

Pemberontak Houthi Rebut 2 Distrik di Yaman

Global
China Izinkan Uji Coba Kendaraan Autopilot di Jalan Tol Beijing

China Izinkan Uji Coba Kendaraan Autopilot di Jalan Tol Beijing

Global
Sambil Bersujud, Atlet Taekwondo Thailand Persembahkan Medali Emas Olimpiade ke Sang Ayah

Sambil Bersujud, Atlet Taekwondo Thailand Persembahkan Medali Emas Olimpiade ke Sang Ayah

Global
Lagu Kebangsaan China Dihina di Hong Kong, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

Lagu Kebangsaan China Dihina di Hong Kong, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

Global
Covid-19 di China: Penularan di Nanjing Paling Luas Setelah Wuhan

Covid-19 di China: Penularan di Nanjing Paling Luas Setelah Wuhan

Global
Dikira Sopir Taksi Online, Pria Ini Bunuh Mahasiswi

Dikira Sopir Taksi Online, Pria Ini Bunuh Mahasiswi

Global
Putrinya yang Berusia 12 Tahun Melahirkan, Ibu Ini Ditangkap Polisi

Putrinya yang Berusia 12 Tahun Melahirkan, Ibu Ini Ditangkap Polisi

Global
komentar
Close Ads X