Kompas.com - 14/06/2021, 17:36 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengacungkan jempol saat tiba untuk mengikuti karavan penggemar sepeda motor dalam unjuk rasa mendukung Bolsonaro, di Sao Paulo, Brasil, Sabtu (12 Juni 2021). AP PHOTO/MARCELO CHELLOPresiden Brasil Jair Bolsonaro mengacungkan jempol saat tiba untuk mengikuti karavan penggemar sepeda motor dalam unjuk rasa mendukung Bolsonaro, di Sao Paulo, Brasil, Sabtu (12 Juni 2021).

BRASILIA, KOMPAS.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mendapat denda 110 dollar AS (Rp 1,6 juta), setelah diketahui tidak menggunakan masker sesuai protokol kesehatan pandemi (Prokes Covid-19) di Sao Paulo.

Bolsonaro diketahui mengendarai sepeda motornya melalui jalan-jalan Sao Paulo, di mana prokes Covid-19 untuk menggunakan Covid-19 diberlakukan dengan ketat.

Sao Paulo telah mewajibkan warga memakai masker di ruang publik sejak Mei 2020.

Baca juga: Presiden Argentina Sebut Orang Brasil Berasal dari Hutan, Picu Kontroversi

Bolsonaro dan sekitar 12.000 penggemar sepeda motor lainnya dalam pawai itu bersorak-sorai tanpa menggunakan masker, AP melaporkan pada Minggu (13/6/2021).

Saat mengendarai sepedanya, Presiden 66 tahun itu bahkan diketahui menyerukan kepada warga Sao Paulo bahwa masker tidak diperlukan jika mereka sudah divaksinasi lengkap.

"Siapa pun yang menentang proposal ini karena mereka tidak percaya pada sains, karena jika mereka divaksin, tidak mungkin virus dapat ditularkan," kata Bolsonaro seraya berdiri di atas mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini adalah kedua kalinya Bolsonaro menerima denda karena melanggar prokes Covid-19 di wilayah setempat terkait penggunaan masker.

Pada Mei, para pejabat di Maranhao mendendanya karena tidak mengenakan masker di sebuah rapat umum.

Dia dan politisi lokal Brasil selama berbulan-bulan berselisih tentang jenis pembatasan yang harus diterapkan untuk melindungi dan mencegah virus corona di negara itu.

Baca juga: Krisis Covid-19 Terjadi di Brasil, Presiden Jair Bolsonaro Disebut Bertanggung Jawab


Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, Covid-19 Brasil merupakan salah satu tingkat kematian Covid-19 tertinggi di dunia, dengan lebih dari 486.000 kematian.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X