Kompas.com - 13/06/2021, 22:29 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19 dipasang alat bantu napas, tabung oksigen untuk pasien Covid-19 parah. Dokter tidak anjurkan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, saat gejala Covid-19 memburuk mengoperasikan tabung oksigen secara mandiri. SHUTTERSTOCK/HalfpointIlustrasi pasien Covid-19 dipasang alat bantu napas, tabung oksigen untuk pasien Covid-19 parah. Dokter tidak anjurkan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, saat gejala Covid-19 memburuk mengoperasikan tabung oksigen secara mandiri.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal selama 2021 hingga Juni, melebihi total angka kematian pada 2020 secara global.

Data dari Universitas Johns Hopkins yang dikutip New York Post pada Sabtu (12/6/2021) menunjukkan, ada 1,88 juta kematian akibat Covid-19 pada 2020 saat pandemi dimulai.

Namun pada 2021 meski baru berjalan enam bulan, jumlah pasien meninggal sudah mencapai 1,9 juta orang.

Baca juga: Provinsi Ini Ancam Blokir Telepon Warga yang Tidak Mau Divaksin Covid-19

“Semakin ke sini, kami melihat dua jalur pandemi. Banyak negara masih menghadapi situasi yang sangat berbahaya, sementara beberapa negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi mulai berbicara tentang mengakhiri pembatasan,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pekan ini dalam konferensi pers virtual.

Secara khusus Amerika Serikat (AS) bernasib lebih baik tahun ini dibandingkan tren global, dengan 247.000 kematian pasien Covid-19 yang dilaporkan, berbanding 352.000 tahun lalu.

Namun AS masih berada dalam risiko tinggi untuk menderita lebih banyak kematian akibat virus corona tahun ini daripada tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Total 599.000 kematian akibat virus corona di AS adalah yang tertinggi di dunia.

Akan tetapi beberapa negara seperti China diduga tidak melaporkan angka asli korban Covid-19 yang meninggal..

Baca juga: Malaysia Perpanjang Lockdown Covid-19 hingga 2 Pekan

Sementara itu Brasil dan India melaporkan jumlah kematian yang jauh lebih tinggi tahun ini daripada 2020.

Jumlah kematian pasien Covid-19 di Brasil meningkat dari 195.000 tahun lalu menjadi 289.000 tahun ini.

Kemudian virus corona di India tahun lalu merenggut 149.000 nyawa, tetapi pada 2021 sudah 218.000 orang yang meninggal.

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Singapura Akan Longgarkan Lockdown Parsial

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X