Kompas.com - 12/06/2021, 13:23 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mendengarkan selama pertemuan di Kremlin, di Moskow, Rusia, Kamis, 19 November 2020. AP/Alexei NikolskyPresiden Rusia Vladimir Putin sedang mendengarkan selama pertemuan di Kremlin, di Moskow, Rusia, Kamis, 19 November 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat (11/6/2021) berharap, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak impulsif seperti Donald Trump, jelang KTT pertama mereka.

Dalam wawancara dengan NBC News, Putin menggambarkan Biden sebagai pria karier yang menghabiskan hidupnya dalam politik, berbeda dengan Trump yang berwarna-warni.

"Ini harapan besar saya bahwa, ya, ada beberapa keuntungan, beberapa kerugian, tetapi tidak akan ada gerakan berbasis impuls atas nama Presiden AS yang sedang menjabat," katanya menurut terjemahan oleh NBC News.

Baca juga: Putin Bantah Rusia Kirim Satelit Canggih ke Iran

"Saya percaya bahwa mantan presiden AS Trump adalah individu yang luar biasa, individu yang berbakat... Dia adalah individu yang penuh warna. Anda mungkin menyukainya atau tidak. Tapi dia tidak berasal dari pemerintahan AS," kata Putin seperti dikutip Kompas.com dari AFP.

Biden berencana menyampaikan berbagai keluhan AS, termasuk dugaan campur tangan dan peretasan pemilu oleh Rusia, dalam KTT dengan Putin pada Rabu (16/6/2021) di Jenewa, dalam akhir perjalanan luar negeri pertamanya.

Putin secara terbuka mengakui bahwa dalam pilpres AS 2016 dia mendukung Trump, yang menyuarakan kekaguman terhadap pemimpin Rusia itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jelang KTT Pertama Putin dan Biden, Ini Agenda Mereka

Biden sementara itu mengatakan, dia tidak berada di bawah ilusi tentang Putin dan menyebutnya sebagai "pembunuh", sehubungan dengan serangkaian kematian politisi ternama termasuk kritikus Kremlin, Boris Nemtsov.

Kemudian saat ditanya apakah dia memang seorang pembunuh, Putin berkata istilah itu bagian dari perilaku macho yang umum di Hollywood.

"Itu bagian dari budaya politik AS yang dianggap normal. Omong-omong, tidak di sini, tidak dianggap normal di sini," katanya.

Baca juga: Putin: Hubungan AS-Rusia Capai Titik Terendah


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Global
POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

Global
Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Global
UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

Global
Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Global
Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Global
Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Global
Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Global
Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Global
Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Global
Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Global
Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Global
Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Global
Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Global
Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Global
komentar
Close Ads X