Kompas.com - 12/06/2021, 08:18 WIB
Rekaman itu diduga disiarkan langsung oleh pelaku penembakan di masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). (Newshub) Rekaman itu diduga disiarkan langsung oleh pelaku penembakan di masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). (Newshub)

WELLINGTON, KOMPAS.com - Tragedi penyerangan jemaah Muslim di masjid ChristchurchSelandia Baru oleh pria bersenjata direncanakan akan difilmnya, tetapi menuai sejumlah kritik.

Media Hollywood, Deadline melaporkan bahwa aktris Australia Rose Byrne akan berperan sebagai Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dalam film "They Are Us", yang sedang dibeli oleh FilmNation Entertainment yang berbasis di New York.

Film itu akan berlatar belakang hari-hari setelah tragedi penyerangan jemaah Muslim terjadi pada 2019, di mana 51 orang dibunuh di 2 masjid Christchurch, seperti yang dilansir dari Channel News Asia pada Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Perencana Aksi Teror Masjid Singapura Terinspirasi Penyerangan di Christchurch

Media Deadline mengatakan bahwa film akan mengikuti respons Ardern terhadap serangan itu dan bagaimana masyarakat bersatu di belakang pesan kasih sayang dan persatuannya.

Film juga mengilustrasikan kesuksesan Ardern memerintahkan larangan peredaran senjata semi-otomatis yang paling mematikan.

Judul film "They Are Us" adalah kata-kata yang diucapkan Ardern dalam pidatonya segera setelah tragedi penyerangan di masjid Christchurch terjadi. Pada saat itu, Ardern dipuji di seluruh dunia atas tanggapannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, banyak masyarakat Selandia Baru yang mengkhawatirkan rencana film itu.

Baca juga: Pembantaian terhadap 51 Jemaah Muslim di Christchurch, Penyelidikan Ungkap Beberapa Kegagalan

Aya Al-Umari, yang kakak laki-lakinya, Hussei, terbunuh dalam serangan itu menuliskan di Twitter dengan sederhana, "Tidak".

Abdigani Ali, juru bicara untuk Asosiasi Muslim Canterbury mengatakan bahwa komunitas mengenal cerita serangan itu.

"Kami ingin memastikan bahwa film itu dilakukan dalam masalah yang sesuai, otentik, dan peka," ujar Abdigani.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

Global
Istri Sempat Ditukar Narkoba sebelum Dibunuh, Koki Ini Ditangkap

Istri Sempat Ditukar Narkoba sebelum Dibunuh, Koki Ini Ditangkap

Global
Perangkat Terserang Ransomware? Inilah yang Harus Segera Dilakukan

Perangkat Terserang Ransomware? Inilah yang Harus Segera Dilakukan

Global
Mati Terdampar di Pantai, Ikan Langka Seberat 45 Kg Ini Diawetkan

Mati Terdampar di Pantai, Ikan Langka Seberat 45 Kg Ini Diawetkan

Global
komentar
Close Ads X