Kompas.com - 12/06/2021, 08:07 WIB
Trofi kejuaraan sepak bola Euro 2020 ditampilkan selama sesi Football in the city interiors sebagai bagian dari St. Petersburg. (Foto: EVGENY BIYATOV/SPUTNIK via AFP) SPUTNIK/EVGENY BIYATOVTrofi kejuaraan sepak bola Euro 2020 ditampilkan selama sesi Football in the city interiors sebagai bagian dari St. Petersburg. (Foto: EVGENY BIYATOV/SPUTNIK via AFP)

BERLIN, KOMPAS.com – Seorang jurnalis Jerman, Robert Kempe, dilarang meliput pertandingan-pertandingan Euro 2020 di Rusia.

Jurnalis yang bekerja untuk lembaga penyiaran negara WDR dan ARD tersebut ditolak izinnya untuk meliput pertandingan di Stadion Krestovsky, St Petersburg, Rusia.

Serikat jurnalis Jerman dan media WDR mengecam pelarangan peliputan tersebut sebagaimana dilansir AFP, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Rusia Puji UEFA Setelah Tuntut Ukraina Ubah Jersey untuk Euro 2020

Seorang juru bicara UEFA mengatakan kepada anak perusahaan AFP, SID, bahwa perizinan Kempe diblokir oleh otoritas Rusia.

Namun demikian, akses Kempe masih berlaku untuk 10 tempat lainnya dalam gelaran Euro 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah pelanggaran yang tidak dapat diterima terhadap kebebasan pers," kata presiden serikat jurnalis Jerman Frank Ueberall.

Ueberall juga meminta UEFA untuk meyakinkan Rusia agar mengizinkan Kempe meliput pertandingan Euro 2020 di St Petersburg.

Baca juga: Rusia dan Ukraina Ribut soal Jersey Euro 2020, Ini Akar Masalahnya

"Ini menunjukkan sekali lagi bahwa warta kritis di Rusia tidak hanya tidak diinginkan, tetapi juga memiliki konsekuensi bagi jurnalis," sambung Ueberall.

Kempe diberitahu pada akhir Mei bahwa aplikasi yang dia kirim ke Rusia yang akan memungkinkannya memasuki negara itu ditolak.

Aplikasi wartawan olahraga tersebut ditolak otoritas Rusia dengan dalih tidak lolos penyaringan latar belakang.

Baca juga: Ukraina Lobi UEFA agar Bisa Pakai Slogan Negara di Jersey Euro 2020

Kempe baru-baru ini menyoroti hubungan antara perusahaan energi milik negara Rusia Gazprom dan para pejabat tinggi UEFA Rusia.

Pemimpin Redaksi WDR Ellen Ehni meminta Rusia untuk memberikan klarifikasi dan memberikan akses kepada Kempe.

Euro 2020 yang digelar tahun ini bakal diadakan di 11 tempat di seluruh Eropa, berlangsung mulai Jumat (11/6/2021) hingga 11 Juli.

Baca juga: Kontroversi Jersey Ukraina di Euro 2020, Rusia Protes ke UEFA


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X