Kompas.com - 09/06/2021, 12:13 WIB
Ilustrasi vaksin Pixabay/TorstensimonIlustrasi vaksin

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Seorang apoteker di Amerika Serikat (AS) mengaku bersalah karena mencoba merusak ratusan dosis vaksin Covid-19 Moderna.

Apoteker bernama Steven R Brandenburg asal Wisconsin, AS, tersebut lantas dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun.

Baca juga: Thailand Mulai Inokulasi Covid-19 Gunakan Vaksin Produksi Perusahaan dalam Negeri

Melansir Reuters, Rabu (9/6/2021), Brandenburg melakukan aksinya karena dia merasa tidak percaya terhadap vaksin virus corona.

Pria berusia 46 tahun itu juga diperintahkan untuk membayar sekitar 83.800 dollar AS (Rp 1,19 miliar) sebagai kompensasi ke rumah sakit tempat dia bekerja.

Hukuman tersebut dirilis melalui sebuah pernyataan yang diunggah situs Kementerian Kehakiman AS pada Selasa (8/6/2021) dari Kantor Kejaksaan AS Distrik Timur Wisconsin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Takut Dapat Vaksin Covid-19, Nenek Ini Sembunyi di Belakang Tangki

Brandenburg telah mengaku bersalah atas dua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Dokumen pengadilan menunjukkan, dia dengan sengaja mengeluarkan sekotak vaksin Covid-19 dari unit pendingin rumah sakit selama dua sif malam berturut-turut.

Aksi tersebut dia lakukan pada Desember 2020.

Brandenburg mengaku skeptis terhadap vaksin secara umum dan vaksin Moderna secara khusus.

Baca juga: APEC Bahas Proposal Penghapusan Tarif untuk Vaksin Covid-19 dan Produk Medis

Dia menambahkan, telah mengutarakan keyakinannya tersebut kepada rekan kerjanya setidaknya selama dua tahun terakhir.

Vaksin Covid-19 dari Moderna harus disimpan dan dikirim dalam keadaan beku tetapi tidak memerlukan suhu yang sangat dingin.

Vaksin tersebut dapat disimpan selama 30 hari di lemari es dengan suhu standar.

Baca juga: 7 Remaja AS Diduga Kena Masalah Otot Jantung Pasca-dosis Kedua Vaksin Pfizer

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Global
Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Global
SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

Global
Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

Global
komentar
Close Ads X