Kompas.com - 09/06/2021, 11:15 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com – Pasukan pertahanan udara Suriah menangkis serangan rudal Israel di fasilitas darat sebelah selatan Damaskus.

Kabar tersebut disampaikan kantor berita SANA pada Selasa (8/6/2021) sebagaimana dilansir TASS.

Baca juga: Hampir 500.000 Orang Tewas Selama 10 Tahun Konflik Suriah

"Serangan di fasilitas selatan Damaskus dan di Suriah tengah dimulai pukul 23.36 waktu setempat," lapor SANA mengutip sumber militer.

Sumber tersebut menambahkan, pasukan pertahanan udara Suriah melepaskan tembakan ke sasaran udara dan berhasil menembak jatuh beberapa rudal.

"Akibatnya, tindakan agresif Israel hanya mengakibatkan kerusakan properti," tambah sumber militer tersebut.

Baca juga: Presiden Suriah Bashar al-Assad Menang Pemilu dengan 95,1 Persen Suara

Kendati demikian, laporan dari SANA tersebut tidak merinci fasilitas darat apa yang menjadi sasaran.

Sementara itu, Newsweek melaporkan bahwa serangan itu dilaporkan menghantam provinsi Homs, sebuah wilayah yang berbatasan dengan Lebanon tengah.

Hezbollah yang didukung Iran, sebuah partai politik dan kelompok milisi di Lebanon, mempertahankan pengaruh dan kehadirannya di wilayah tersebut.

Baca juga: Perkuat Kehadiran Militer di Mediterania, Rusia Kirim 3 Bomber Kelas Berat ke Suriah

Di sisi lain, militer Israel belum secara terbuka menggonfirmasi serangan itu.

Serangan rudal Israel terakhir terhadap Suriah yang dikonfirmasi terjadi pada 5 Mei.

Serangan itu menghantam pelabuhan Latakia di pantai timur laut Suriah. Serangan itu menewaskan satu orang dan melukai enam orang, menurut Haaretz.

Baca juga: Bashar Al-Assad Dipastikan Menang Pemilu Palsu Suriah meski Perang Saudara dan Kemiskinan Merajalela

Media pemerintah Suriah melaporkan kala itu, rudal tersebut menghantam sebuah pabrik plastik dan titik-titik lain di sepanjang pantai Suriah, Associated Press melaporkan.

Pasukan pertahanan udara Suriah mengatakan telah menembak jatuh rudal Israel lainnya sebelum mereka bisa mengenai target mereka.

Baca juga: 3 Roket Diluncurkan dari Suriah ke Israel, Pertempuran Dikhawatirkan Meluas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Newsweek,TASS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.