Kompas.com - 09/06/2021, 07:17 WIB
Ilustrasi Kebakaran Hutan. ShutterstockIlustrasi Kebakaran Hutan.

MOSKWA, KOMPAS.com - Gubernur wilayah Siberia, Rusia, mendapatkan denda karena mengadakan barbekyu dan melanggar undang-undang yang diberlakukan pemerintah untuk mencegah kebakaran hutan.

Kebakaran besar melanda Rusia dengan semakin sering dalam beberapa tahun terakhir, yang berdampak terutama pada Siberia, Arktik, dan Timur Jauh.

Di negara terbesar di dunia berdasarkan daratannya itu, kebakaran diperburuk oleh curah hujan yang rendah dan gelombang panas ekstrem, yang disebut para ilmuwan terkait dengan perubahan iklim.

Baca juga: Kebakaran Kapal Sisakan Limbah Kimia, Sri Lanka Diminta Tanggung Jawab

"Kementerian darurat mendenda saya karena menyalakan api. Dan tidak ada yang bisa saya katakan. Mereka benar," ujar Alexei Tsydenov, gubernur republik Buryatia dalam Instagram, seperti dilansir AFP pada Selasa (8/6/2021).

Tsydenov juga mengunggah foto barbekyu dan denda tertulis sebesar 41 dollar AS (Rp 584.958  pada Selasa (8/6/2021).

Kantor berita RIA Novosti yang dikelola negara mengatakan bahwa para pejabat di wilayah pegunungan Danau Baikal telah mencatat setidaknya terjadi 78 kebakaran yang mencakup lebih dari 1.000 hektar lahan dalam beberapa bulan terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Dikatakan, penegakan hukum telah memberikan lebih dari 1.200 denda atas pelanggaran keselamatan yang mengakibatkan kebakaran. Jumlah denda gabungan lebih dari 27.500 dollar AS (Rp 392,3 juta).

Badan kehutanan federal Rusia mengatakan, tahun lalu hutan yang membentang lebih dari 9,1 juta hektar, area seukuran Portugal, rusak akibat kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Hutan California 2020 Terjadi untuk Menutupi Kasus Pembunuhan

Kelompok advokasi lingkungan internasional Greenpeace mengatakan bahwa statistik tersebut adalah perkiraan rendah dan tidak memperhitungkan jenis kebakaran lain termasuk di tundra.

Setiap kebakaran musim panas di seluruh Rusia mengakibatkan gumpalan besar asap berbahaya yang mencekik kota-kota hingga ratusan kilometer jauhnya.

Baca juga: 3 Rumah Sakit Kebakaran saat Tsunami Covid-19 Menyapu India


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Inggris Minta Maaf soal Twit 'Tak Usah Takut Covid-19'

Menkes Inggris Minta Maaf soal Twit "Tak Usah Takut Covid-19"

Global
Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Global
Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Global
Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Global
SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

Global
Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
komentar
Close Ads X