VIDEO: 15 Gajah Liar Rebahan Bareng Setelah Jalan 500 Km di Hutan China

Kompas.com - 08/06/2021, 17:02 WIB
Tangkapan layar dari video kawanan gajah liar yang rebahan untuk istirahat di hutan pinggiran kota Kunming, provinsi Yunnan, China, pada Senin (7/6/2021). YOUTUBE CCTV VIDEO NEWS AGENCYTangkapan layar dari video kawanan gajah liar yang rebahan untuk istirahat di hutan pinggiran kota Kunming, provinsi Yunnan, China, pada Senin (7/6/2021).

KUNMING, KOMPAS.com - Kawanan gajah liar di China barat daya tertangkap kamera sedang rebahan, beristirahat setelah berjalan sejauh 500 km.

Televisi pemerintah China lalu menayangkan siaran langsung 24 jam tentang kawanan gajah tersebut.

Sebanyak 15 gajah berjalan melewati rumah-rumah, lumbung, dan pepohonan di provinsi Yunnan, memicu penanganan yang biayanya mencapai 1 juta dollar AS (Rp 14,25 miliar).

Baca juga: Video Migrasi Gajah Tinggalkan Jejak Kerusakan Lebih dari Rute Jakarta-Semarang

Siaran dari CCTV itu ditayangkan pada Senin (7/6/2021), yang juga menunjukkan kawanan gajah lelah sedang rebahan di hutan pinggiran Kunming, ibu kota provinsi Yunnan.

Kantor berita AFP melaporkan, petualangan kawanan gajah ini memikat atensi orang-orang China. Ratusan juta netizen "Negeri Panda" kemudian membicarakannya di media sosial.

Gajah-gajah tersebut diawasi secara ketat oleh otoritas setempat, saat mereka berjalan melewati lahan pedesaan yang subur.

Lebih dari 400 orang dikerahkan untuk menjaga keselamatan publik, dan puluhan drone diterbangkan untuk memantau pergerakan mamalia tersebut.

Konvoi truk juga berbaris untuk menjauhkan kawanan gajah itu dari kawasan padat penduduk, termasuk populasi 8 juta orang lebih di dekat Kunming.

Baca juga: Kawanan Gajah Liar Kabur dari Cagar Alam dan Serbu Jalanan Kota di China

Pemerintah setempat memperingatkan agar warga desa tidak menaruh jagung atau garam di pekarangan, karena mungkin bisa menarik perhatian gajah.

Mereka juga mengevakuasi warga di jalur lintas gajah, dan menyalurkan dua ton lebih pakan ke kawanan mamalia itu.

Para pakar masih belum tahu mengapai kelompok itu pertama kalinya bermigrasi jauh dari habitat aslinya, cagar alam provinsi Yunnan.

Baca juga: Kawanan Gajah di Kebun Binatang Israel Ini Lindungi Bayi Mereka dari Roket Hamas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.