Kompas.com - 07/06/2021, 22:12 WIB
Tangkapan layar di YouTube memperlihatkan para penumpang dua kereta yang terlibat tabrakan di Pakistan bergegas keluar menyelamatkan diri. SCREENGRAB YouTube via RTTangkapan layar di YouTube memperlihatkan para penumpang dua kereta yang terlibat tabrakan di Pakistan bergegas keluar menyelamatkan diri.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Sekitar 50 orang tewas dan puluhan lainnya cedera setelah kereta ekspres tergelincir dan bertabrakan dengan kereta penumpang lain yang datang dari arah berlawanan.

Insiden terjadi pada Senin (7/6/2021) pagi, di dekat kota Daharki, distrik Ghotki, Provinsi Sindh, yang terletak di tenggara Pakistan.

Baca juga: Kecelakaan Kereta Api di Pakistan, 30 Orang Tewas

Dilansir RT, juru bicara Kereta Api Pakistan, seperti dikutip media setempat, menyatakan bahwa kereta ekspres yang melaju dari Karachi ke Sargodha keluar dari rel dan bertabrakan dengan kereta lain.

Salah satu pejabat setempat juga menyatakan, 13 hingga 14 gerbong kereta tergelincir, dan delapan di antaranya rusak parah.

Baca juga: Lima Warga Israel Tewas dalam Kecelakaan Kereta Gantung di Italia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

ARY News TV, mengutip pernyataan kepala polisi Ghotki, membenarkan bahwa setidaknya 50 orang tewas dan 70 lainnya terluka.

Jumlah korban tewas berpotensi terus bertambah.

Tim penyelamat dikabarkan masih kesulitan mengakses semua mobil yang rusak akibat hantaman kereta. Proses identifikasi sejauh ini juga masih dilakukan.

Baca juga: Ini Dugaan Penyebab Ambruknya Jembatan di Kecelakaan Kereta Metro Meksiko

Rekaman insiden yang dibagikan di media sosial menunjukkan gerbong yang kusut, tampak terbalik dan terbaring miring.

Kondisi ini menunjukkan kereta yang jatuh pasca-tabrakan.

Tampak pula orang-orang yang mengepung kereta, mencari korban selamat.

Baca juga: Kecelakaan Kereta Metro Tewaskan 25 Orang, Presiden Meksiko Janji Bakal Menyelidiki

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, dirinya sudah menginstruksikan Menteri Perkereta-apian segera pergi ke lokasi kecelakaan.

Menteri akan segera ditugaskan mengawasi operasi penyelamatan. Khan juga memerintahkan penyelidikan atas insiden tak terduga itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber www.rt.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Ini Penjelasannya...

Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Ini Penjelasannya...

Global
ECDC: Varian Omicron Berisiko 'Tinggi hingga Sangat Tinggi' pada Eropa

ECDC: Varian Omicron Berisiko "Tinggi hingga Sangat Tinggi" pada Eropa

Global
Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

Analisis Akhir Obat Pil Covid-19 Merck Dibilang Kurang Efektif

Global
WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

WHO: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan

Global
POPULER GLOBAL: Gadis Bermata Hijau di Sampul National Geographic, Apa Kabar? | Kisah Orang Tertua di Dunia Meninggal Usia 124 Tahun

POPULER GLOBAL: Gadis Bermata Hijau di Sampul National Geographic, Apa Kabar? | Kisah Orang Tertua di Dunia Meninggal Usia 124 Tahun

Global
Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Liga Europa Berakhir Rusuh, Puluhan Polisi Terluka dan 7 Orang Ditangkap

Global
Dokter Mengaku Bisa Sembuhkan Pasien dengan Berhubungan Seks, Modusnya Terungkap di Acara Televisi

Dokter Mengaku Bisa Sembuhkan Pasien dengan Berhubungan Seks, Modusnya Terungkap di Acara Televisi

Global
Orang yang Sukarela Wajahnya Dipakai untuk Robot Humanoid, Perusahaan Ini Akan Bayar Rp 2,9 Miliar

Orang yang Sukarela Wajahnya Dipakai untuk Robot Humanoid, Perusahaan Ini Akan Bayar Rp 2,9 Miliar

Global
Sebagian Bibir Hilang Digigit Anjing, Model Ini Berjuang untuk Kembali Tersenyum

Sebagian Bibir Hilang Digigit Anjing, Model Ini Berjuang untuk Kembali Tersenyum

Global
Covid-19 Varian Botswana Muncul, Ini 5 Hal yang Sudah Diketahui

Covid-19 Varian Botswana Muncul, Ini 5 Hal yang Sudah Diketahui

Global
Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Muncul Varian Baru Covid-19, Berbagai Negara Mulai Memblokir Penerbangan dari Afrika Selatan

Global
Ribuan Warga Sudan Turun ke Jalan Tolak Kesepakatan Militer dan Perdana Menteri

Ribuan Warga Sudan Turun ke Jalan Tolak Kesepakatan Militer dan Perdana Menteri

Global
Australia Waswas Soal Kehadiran Kapal Mata-mata China di Sekitar Perairannya

Australia Waswas Soal Kehadiran Kapal Mata-mata China di Sekitar Perairannya

Global
Dua Sahabat Masa Kecil Akhirnya Bertemu Setelah 82 Tahun Berpisah karena Nazi

Dua Sahabat Masa Kecil Akhirnya Bertemu Setelah 82 Tahun Berpisah karena Nazi

Global
Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Mengenal UU Hubungan Taiwan, Dasar Hukum Relasi AS-Taipei

Internasional
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.