Kompas.com - 06/06/2021, 22:00 WIB
Personel militer berpartisipasi dalam parade pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021. APPersonel militer berpartisipasi dalam parade pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com – Satu unit batalyon infanteri militer Myanmar memanfaatkan 17 warga sipil sebagai pengangkut barang untuk mencegah Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) menyerang.

Satu unit batalyon infanteri militer Myanmar tersebut bermarkas di Kotapraja Putao, Negara Bagian Kachin.

Baca juga: Bentrokan Terbaru di Myanmar 20 Orang Tewas, Total 845 Sejak Kudeta

Melansir The Irrawaddy, salah satu warga sipil yang digunakan sebagai tameng hidup tersebut adalah administrator desa Suan Pi Yang.

Rute dari Putao ke Suan Pi Yang telah menjadi lokasi bentrokan berulang antara pasukan KIA dan pasukan junta militer Myanmar.

Seorang warga Putao U Bum Sha Gawng mengatakan, tentara Myanmar menggunakan warga sipil sebagai tameng hidup karena takut akan adanya serangan dari pemberontak ketika dalam perjalanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tentara Myanmar Bentrok dengan Warga Desa, 3 Orang Tewas

“Mereka juga menyita kendaraan pribadi yang digunakan warga sipil untuk mengangkut barang dan ditumpangi bersama penduduk desa,” kata U Bum Sha Gawng.

Sekitar 30 tentara Myanmar menangkap 17 penduduk desa pada Jumat (4/6/2021) pagi waktu setempat.

Para penduduk tersebut ditangkap tentara Myanmar dengan dalih para tentara mengaku perlu berbicara dengan mereka.

Baca juga: Bermodal Senjata Rakitan, Rakyat Myanmar Pilih Bertempur Lawan Junta Militer

Ke-17 penduduk tersebut akhirnya dibebaskan setelah para tentara mencapai Batalyon Infanteri 138.

Sejumlah penduduk desa mengatakan, tentara Myanmar tidak lagi menggunakan kendaraan militer dan memilih mobil sipil sebagai gantinya.

Bahkan, kendaraan sipil tersebut dipakai tentara Myanmar untuk perjalanan di dalam kota Putao.

Pertempuran antara tentara Myanmar dengan KIA telah meningkat sejak militer melakukan kudeta pada 1 Februari.

Baca juga: Perwakilan ASEAN Dikabarkan Segera Menemui Junta Militer Myanmar


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agensi Misterius Tawari Sejumlah Influencer Asing untuk Sebarkan Disinformasi Soal Vaksin Covid-19

Agensi Misterius Tawari Sejumlah Influencer Asing untuk Sebarkan Disinformasi Soal Vaksin Covid-19

Global
Rusia Izinkan Uji Klinis Lanjutan Campuran Vaksin AstraZeneca-Sputnik V

Rusia Izinkan Uji Klinis Lanjutan Campuran Vaksin AstraZeneca-Sputnik V

Global
Profil Pemimpin Dunia: Hassan Rouhani, Presiden Iran

Profil Pemimpin Dunia: Hassan Rouhani, Presiden Iran

Global
28 Juli dalam Sejarah: Dimulainya Perang Dunia I pada 1914

28 Juli dalam Sejarah: Dimulainya Perang Dunia I pada 1914

Global
Skenario Unik Penggulingan Fidel Castro, dari 'Cerutu Meledak' sampai 'Perontok Janggut'

Skenario Unik Penggulingan Fidel Castro, dari "Cerutu Meledak" sampai "Perontok Janggut"

Global
Muncul Coretan Swastika Nazi di Lift Kemenlu AS, Isu Keamanan Mengemuka

Muncul Coretan Swastika Nazi di Lift Kemenlu AS, Isu Keamanan Mengemuka

Global
China Bangun 110 Silo Rudal Baru, AS Ketar-ketir

China Bangun 110 Silo Rudal Baru, AS Ketar-ketir

Global
Ibu Kota Jepang Dilanda Lonjakan Kasus Covid-19 Beberapa Hari Setelah Olimpiade Tokyo Dimulai

Ibu Kota Jepang Dilanda Lonjakan Kasus Covid-19 Beberapa Hari Setelah Olimpiade Tokyo Dimulai

Global
Joe Biden Sebut Rusia Berupaya Ganggu Pemilu 2022

Joe Biden Sebut Rusia Berupaya Ganggu Pemilu 2022

Global
Seorang Pria Palestina Tewas di Penjara Israel Setelah Dipukuli Saat Perayaan Idul Adha

Seorang Pria Palestina Tewas di Penjara Israel Setelah Dipukuli Saat Perayaan Idul Adha

Global
Rebutan Makanan, 2 Geng Monyet Bentrok di Jalanan

Rebutan Makanan, 2 Geng Monyet Bentrok di Jalanan

Global
Putin: Rusia Bisa Deteksi Musuh di Mana pun dan Melancarkan Serangan

Putin: Rusia Bisa Deteksi Musuh di Mana pun dan Melancarkan Serangan

Global
Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Biden Ancam Perang Betulan Jika AS Terus Jadi Target Serangan Siber

Global
POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

POPULER GLOBAL: Video Atlet Buktikan Klaim Tempat Tidur Anti-seks di Olympic Village | AS Kirim Jet Temput F-22 untuk Hadapi China

Global
Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Bawa Sebatang Besi, Warga Palestina Dibunuh Tentara Israel

Global
komentar
Close Ads X