Kompas.com - 06/06/2021, 20:51 WIB
Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di Hotel Hyatt Regency, Orlando, Florida, Minggu (28/2/2021) AGENCE FRANCE PRESSE/JOE RAEDLE/GETTY IMAGESMantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di Hotel Hyatt Regency, Orlando, Florida, Minggu (28/2/2021)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - "Senang bisa kembali," kata mantan presiden AS Donald Trump saat naik panggung dalam acara Partai Republik di North Carolina, yang menandai kali pertama ia kembali berpidato di depan umum.

Dalam pidatonya pada Sabtu (5/6/2021), Trump mengecam kepresidenan Joe Biden, menuntut reparasi Covid-19 dari China, dan menyindir Dr Anthony Fauci.

Presiden ke-45 AS itu mengatakan kepada hadirin bahwa saat ini "Amerika direndahkan dan dipermalukan" di panggung dunia.

Baca juga: Trump Ingin China Bayar 10 Triliun Dollar AS atas Krisis Covid-19

Dia mengatakan "kejahatan merajalela", "ekonomi jeblok", dan "narkoba masuk bebas" di perbatasan yang "dibuka lebar", seperti yang dilansir dari Mirror pada Minggu (6/6/2021).

Tak lama sebelum naik ke atas panggung, pria 74 tahun ini mengatakan Republik akan rebut kembali Kongres dan Gedung Putih "lebih cepat dari yang Anda pikirkan".

Namun, ia tidak mengatakan soal dia akan mencalonkan diri lagi pada pemilu 2024.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Trump telah menyebar kabar kepada relasinya bahwa dia akan diangkat kembali sebagai presiden dalam waktu dekat.

Baca juga: Isi Pidato Terbaru Trump: Klaim Pemilu 2020 Palsu, Ejek Dr Fauci

Berpidato selama lebih dari 1 jam dalam acara Konvesi Partai Republik North Carolina, ia juga menyindir kasus Dr Anthony Fauci, dokter terkemuka AS yang menjadi rival Trump dalam pandangan pandemi Covid-19.

Pria 6 anak itu mengatakan bahwa Dr Fauci "bukanlah dokter yang hebat". Lalu berseru, "China harus membayar" karena diduga membocorkan Covid-19 dari laboratorium Wuhan. Itu klaim yang belum terbukti.

Mengenakan dasi merah dan jas hitam, pentolan dari Partai Republik itu berkata, "Saat kita berkumpul malam ini, negara kita sedang dihancurkan di depan mata kita sendiri."

Halaman:

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Waspada Tinggi, Varian Delta Menyebar ke 5 Provinsi

China Waspada Tinggi, Varian Delta Menyebar ke 5 Provinsi

Global
AS Sita Kapal Tanker Singapura yang Kirim Minyak Ilegal ke Korea Utara

AS Sita Kapal Tanker Singapura yang Kirim Minyak Ilegal ke Korea Utara

Global
Pakar AS Sebut Varian Delta Penyebab Lonjakan Covid-19 di Seluruh Dunia

Pakar AS Sebut Varian Delta Penyebab Lonjakan Covid-19 di Seluruh Dunia

Global
Atlet Anggar Harus Pakai Kursi Roda Setelah Bantu Rusia Menangkan Emas Olimpiade Tokyo

Atlet Anggar Harus Pakai Kursi Roda Setelah Bantu Rusia Menangkan Emas Olimpiade Tokyo

Global
Ada Kerusakan, China Akhirnya Matikan Reaktor di Pembangkit Nuklir Taishan

Ada Kerusakan, China Akhirnya Matikan Reaktor di Pembangkit Nuklir Taishan

Global
Presiden Tunisia Janji Dirinya Takkan Jadi Diktator setelah Tangkap Anggota Parlemen

Presiden Tunisia Janji Dirinya Takkan Jadi Diktator setelah Tangkap Anggota Parlemen

Global
Anime Jepang yang Paling Populer di Dunia, Apa Favoritmu?

Anime Jepang yang Paling Populer di Dunia, Apa Favoritmu?

Internasional
Surat dari Wali Kota Taoyuan Taiwan untuk Indonesia

Surat dari Wali Kota Taoyuan Taiwan untuk Indonesia

Global
Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Global
CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

Global
POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

Global
Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Global
Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Global
Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Global
Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Global
komentar
Close Ads X