Kompas.com - 06/06/2021, 17:24 WIB
Seorang prajurit Nigeria berjaga di kota Gwoza, yang dibebaskan dari cengkeraman Boko Haram pada April lalu. AP PhotoSeorang prajurit Nigeria berjaga di kota Gwoza, yang dibebaskan dari cengkeraman Boko Haram pada April lalu.

ABUJA, KOMPAS.com - Geng pencuri ternak membunuh 66 orang di 7 desa di negara bagian Kebbi, Nigeria barat laut.

Polisi setempat mengatakan geng kriminal yang terdiri dari puluhan orang itu menyerang dengan membawa sepeda motor di 7 desa sekitar distrik Danko-Wasagu pada Kamis (3/6/2021).

"Kami telah menetapkan ada 66 orang tewas dalam serangan itu," ujar Juru bicara kepolisian negara bagian Kebbi, Nafiu Abubakar kepada AFP pada Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Mantan Polisi Menjadi Pemimpin Geng, di Rumahnya Ditemukan 40 Jenazah

Melansir The Guardian pada Minggu (6/6/2021), Abubakar menyebutkan 7 desa yang menjadi sasaran geng tersebut yakni desa Koro, Kimpi, Gaya, Dimi, Zutu, Rafin Gora dan Iguenge.

“Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan tingkat kehancuran yang dilakukan oleh para bandit dan pencarian mayat lainnya masih dilakukan,” imbuhnya.

Kepolisian kemudian mengerahkan sejumlah petugas ke desa-desa bekas serangan di distrik Danko-Wasagu itu untuk mengantisipasi serangan lebih lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bentrok Antar-geng di Penjara Guatemala, 4 Tahanan Dipancung

Sementara itu, Abubakar mengatakan penduduk desa yang telah terkena dampak serangan geng pencuri ternak tesebut mengungsi, meninggalkan rumah mereka.

Para bandit itu diyakini datang dari negara tetangga, seperti Zamfara atau Niger, di mana para penjahat diketahui memiliki kamp di sana.

Pada April, terdapat 9 polisi tewas di daerah itu dalam baku tembak dengan orang-orang bersenjata yang menyerbu sebuah desa di dekat distrik Sakaba untuk mencuri ternak, kata Abubakar kepada AFP saat itu.

Baca juga: Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Nigeria barat laut dan tengah adalah pusat wilayah geng kriminal pencuri ternak yang menyerbu desa, membunuh dan menculik penduduk untuk mendapatkan uang tebusan setelah menjarah dan membakar rumah.

Penduduk setempat menyebut geng itu sekelompok bandit, yang memiliki kamp di hutan Rugu yang melintasi negara bagian Zamfara, Katsina, Kaduna, dan Niger.

Baca juga: Gerebek Markas Geng, Polisi Haiti Malah Kocar-kacir, 4 Aparat Tewas

Geng kriminal itu melakukan aksinya didorong oleh motif keuangan, tidak memiliki kecenderungan ideologis.

Namun, ada kekhawatiran yang berkembang bahwa mereka disusupi oleh para ekstremis dari timur laut yang melancarkan pemberontakan berusia 12 tahun.

Selain mencuri ternak, komplotan tersebut baru-baru ini meningkatkan serangan ke sekolah-sekolah, menculik ratusan siswa untuk memeras uang tebusan dari pihak berwenang dan orang tua.

Baca juga: Geng Bersenjata Sergap dan Bantai 13 Polisi, Insiden Paling Berdarah di Meksiko


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.