Kompas.com - 05/06/2021, 14:24 WIB
Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams) Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams)

RAMALLAH, KOMPAS.com – Pasukan Israel membubarkan aksi demonstrasi anti-pemukiman di Tepi Barat utara pada Jumat (4/6/2021).

Akibat pembubaran dengan kekerasan tersebut, sedikitnya 19 warga Palestina menderita luka-luka sementara banyak orang lainnya menderita akibat menghirup gas air mata.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa bentrokan meletus di gunung Sbeih dekat kota Beita.

Baca juga: Netanyahu Kritik Koalisi Baru Oposisi Israel Berbahaya bagi Negara

Ketika itu, pasukan Israel menembaki warga Palestina yang berunjuk rasa menentang rencana pembangunan pemukiman di tanah mereka.

Melansir Anadolu Agency, pasukan Israel menggunakan peluru tajam, peluru berlapis karet, dan tabung gas air mata untuk membubarkan para demonstran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Bulan Sabit Merah Palestina melaporkkan, tim medisnya menangani 19 warga Palestina yang terluka oleh peluru tajam atau peluru karet.

Kelompok itu menambahkan, salah satu orang yang terluka dalam kondisi kritis karena tertembak di bagian leher.

Baca juga: Oposisi Israel Sepakat Bentuk Pemerintahan Baru dan Gulingkan Benjamin Netanyahu

Sebelumnya, pada Kamis (3/5/2021), kelompok-kelompok Palestina menyerukan agar menggelar Shalat Jumat di dekat pos pemukiman baru di tanah kota Beita.

Orang-orang Palestina menggelar protes setiap Jumat terhadap pemukiman Israel di tanah mereka.

Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan.

Hukum tersebut menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Israel di sana sebagai sesuatu yang ilegal.

Baca juga: Muncul Koalisi Baru, Israel di Ambang Akhir Era Benjamin Netanyahu


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

UPDATE Ledakan Pabrik Kimia Jerman: Satu Orang Tewas, Empat Masih Hilang

Global
Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Bongkahan Safir Bintang Terbesar di Dunia Ditemukan di Sri Lanka, Ditaksir Nilainya Rp 1,4 Triliun

Global
Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Global
Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Global
Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Tak Sadar Kamar Mandinya Tembus Pandang, Gadis Ini Disurati Tetangga

Global
Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Faskes Ibu Kota Penuh, Thailand Kirim Pasien Covid-19 ke Kampungnya dengan Kereta Api

Global
Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Gara-gara Pakai Celana Jins, Seorang Gadis di India Dibunuh Keluarga Sendiri

Global
Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Ketika T-Rex Jemput Adik Pulang Sekolah dan Jumpa Fans dengan Anak-anak

Global
Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Robot Hitam ala Film Fiksi Ilmiah Meriahkan Olimpiade Tokyo, Apa Kemampuannya?

Global
Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Rusia Tak Boleh Pakai Nama, Bendera, dan Lagu Kebangsaan di Olimpiade Tokyo, Mengapa?

Global
Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Bikin Konten Berbahaya Pura-pura Tersambar Kereta Api, Influencer India Langsung Dipolisikan

Global
Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Peneliti Temukan Komet Terbesar, Seribu Kali Lebih Besar dari Lainnya

Global
Pabrik Kimia Jerman Meledak, Warga Diminta Tutup Rapat Jendela dan Pintu Rumah

Pabrik Kimia Jerman Meledak, Warga Diminta Tutup Rapat Jendela dan Pintu Rumah

Global
Jeff Bezos Tawarkan NASA Puluhan Triliun agar Dapat Kontrak Misi ke Bulan

Jeff Bezos Tawarkan NASA Puluhan Triliun agar Dapat Kontrak Misi ke Bulan

Global
Kisah Perang Sepak Bola: Honduras vs El Salvador Bertempur Usai Kualifikasi Piala Dunia 1970

Kisah Perang Sepak Bola: Honduras vs El Salvador Bertempur Usai Kualifikasi Piala Dunia 1970

Internasional
komentar
Close Ads X