Oposisi Israel Sepakat Bentuk Pemerintahan Baru dan Gulingkan Benjamin Netanyahu

Kompas.com - 04/06/2021, 10:07 WIB
Pemimpin koalisi oposisi Israel Yair Lapid. [Via DW INDONESIA] Via DW INDONESIAPemimpin koalisi oposisi Israel Yair Lapid. [Via DW INDONESIA]

TEL AVIV, KOMPAS.com - Tokoh-tokoh oposisi Israel telah sepakat untuk mengambil kepemimpinan yang dipegang selama 12 tahun oleh Benjamin Netanyahu. Namun, ada keraguan bahwa koalisi yang baru terbentuk ini bisa bertahan di tengah perbedaan.

Koalisi yang tidak biasa dari partai-partai oposisi Israel mencapai kesepakatan pada Rabu (2/6/2021) malam waktu setempat untuk membentuk pemerintahan baru Israel.

Melansir DW Indonesia pada Kamis (3/6/2021), kesepakatan itu dinilai dapat menyelesaikan kebuntuan politik yang berkepanjangan, dan memaksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu turun dari jabatannya yang ia duduki selama 12 tahun.

Baca juga: Muncul Koalisi Baru, Israel di Ambang Akhir Era Benjamin Netanyahu

Yair Lapid, seorang sentris dari Partai Yesh Atid (Ada Masa Depan), dan Naftali Bennett, seorang ultranasionalis dari Partai Bennett Yamina (Kanan), mengumumkan kesepakatan itu setelah mereka berhasil menyusun pemerintahan koalisi dengan sejumlah partai dari seluruh spektrum politik.

Lapid berhasil mengumpulkan tanda tangan dari tujuh partai yang menandakan kesediaan mereka untuk membentuk koalisi yang akan membentuk pemerintahan baru Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lapid memberitahu Presiden Israel Reuven Rivlin melalui e-mail dengan mengatakan, "Saya merasa terhormat untuk memberitahu Anda bahwa saya telah berhasil membentuk pemerintahan," menurut laporan Reuters.

Lapid mengaku bahwa dia telah berbicara dengan presiden dan mengatakan bahwa "pemerintah ini akan bekerja untuk semua warga Israel, mereka yang memilihnya dan mereka yang tidak. Pemerintahan ini akan melakukan segalanya untuk menyatukan masyarakat Israel," tulisnya di Twitter.

Baca juga: Pemimpin Oposisi Israel Optimistis Gulingkan Benjamin Netanyahu meski Banyak Tantangan

Siapa saja anggota koalisi tersebut?

Pemerintahan dari koalisi yang baru terbentuk itu terdiri dari berbagai partai.

Selain Partai Yesh Atid dan Partai Bennett Yamina, Lapin juga mendapat dukungan dari Partai Israel Beiteinu (Israel Rumah Kita) yang dipimpin oleh Avigdor Lieberman, Partai Kahol Lavan (Biru dan Putih) yang dipimpin oleh Benny Gantz. 

Lalu, Partai Buruh yang dipimpin oleh Merav Michaeli, partai sosial-demokrat Meretz yang dipimpin oleh Nitzan Horowitz, serta Partai Ra'am (Daftar Bersatu Arab) yang dipimpin oleh Mansour Abbas.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Global
Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Global
Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Global
Menkes Brasil yang Positif Covid-19 Sempat Salaman dengan PM Inggris

Menkes Brasil yang Positif Covid-19 Sempat Salaman dengan PM Inggris

Global
Mark Zuckerberg Kecam WSJ Terkait Komentar Hydrofoiling

Mark Zuckerberg Kecam WSJ Terkait Komentar Hydrofoiling

Global
Ketika Paus Fransiskus Bercanda: Beberapa Ingin Saya Mati dan Ada yang Siap Gantikan…

Ketika Paus Fransiskus Bercanda: Beberapa Ingin Saya Mati dan Ada yang Siap Gantikan…

Global
Muak dengan Image Buruk, Facebook Inisiasi Project Amplify

Muak dengan Image Buruk, Facebook Inisiasi Project Amplify

Global
Pria Ini Temukan Boneka di Dalam Dinding Rumahnya, Disertai Pesan Menyeramkan

Pria Ini Temukan Boneka di Dalam Dinding Rumahnya, Disertai Pesan Menyeramkan

Global
Kasus Pembunuhan Mantan Agen KGB Alexander Litvinenko, Rusia Diminta Tanggung Jawab

Kasus Pembunuhan Mantan Agen KGB Alexander Litvinenko, Rusia Diminta Tanggung Jawab

Global
Mengenal Madripoor: Kota Fiksi Marvel di Antara Indonesia-Singapura

Mengenal Madripoor: Kota Fiksi Marvel di Antara Indonesia-Singapura

Global
Fakta Limbah Nuklir, Radioaktif Buangan nan Mematikan

Fakta Limbah Nuklir, Radioaktif Buangan nan Mematikan

Global
Lewat Sidang Umum PBB 2021, Iran Ingin Pembicaraan Nuklir Dilanjutkan

Lewat Sidang Umum PBB 2021, Iran Ingin Pembicaraan Nuklir Dilanjutkan

Global
Menelisik Kamp Auschwitz, Tempat Nazi Mempermainkan Maut

Menelisik Kamp Auschwitz, Tempat Nazi Mempermainkan Maut

Global
Macron Ajak Modi Berkoalisi Setelah terjadi Sengketa Kapal Selam Perancis dengan Australia dan AS

Macron Ajak Modi Berkoalisi Setelah terjadi Sengketa Kapal Selam Perancis dengan Australia dan AS

Global
Sisi Lain Christopher Columbus yang Jarang Diketahui

Sisi Lain Christopher Columbus yang Jarang Diketahui

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.