Kompas.com - 04/06/2021, 07:03 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis, menyampaikan Sambutan Pembukaan Pada Pembukaan Pelatihan, 2 Juni 2021. KBRI OSLODuta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis, menyampaikan Sambutan Pembukaan Pada Pembukaan Pelatihan, 2 Juni 2021.

OSLO, KOMPAS.com - Sebanyak 43 tenaga profesional Indonesia mengikuti program peningkatan kapasitas dan pelatihan untuk energi air (Waterways Management) di International Center for Hydro Power (ICH) dari Norwegia.

Program ini berhasil dilaksanakan atas kerja sama Kedutaan Besar RI di Oslo dengan International Center for Hydro Power, yang didukung oleh Tamaris Hydro dan Universitas Bung Hatta.

Pada pembukaan pelatihan tanggal 2 Juni 2021, Duta Besar RI untuk Norwegia di Oslo, Todung Mulya Lubis, menyatakan pelatihan ini adalah bagian dari usaha Indonesia untuk mempersiapkan tenaga kerja dan profesional bangsa dalam proses transformasi energi baru di Indonesia.

Baca juga: Banyak Pekerja Migran di Malaysia Tak Digaji, KBRI Kuala Lumpur Selesaikan 46 Kasus Senilai Rp 2,9 Miliar

Hal ini terutama dengan target Indonesia untuk mencapai penggunaan 25 persen energi terbarukan pada 2025.

Pelatihan dengan ICH ini dilakukan, karena Norwegia adalah salah satu negara terbaik dalam pengelolaan pembangkit listrik tenaga air dengan hampir 98 persen dari pasokan listriknya dihasilkan dari tenaga air.

“Para peserta harus dapat mengambil manfaat semaksimal mungkin untuk dapat belajar secara maksimal dari para tenaga ahli Norwegia,” tekan Dubes Mulya Lubis dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembukaan tersebut juga dihadiri Dubes Norwegia, Vegard Kaale, di Jakarta yang turut
menyambut baik penyelenggaraan pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini merupakan salah satu wujud kerja sama baik hubungan kedua negara yang telah berlangsung lebih dari 70 tahun” ujar Dubes Vegard.

Baca juga: Jepang Umumkan Keadaan Darurat Covid-19, KBRI Tokyo Imbau WNI Tak Mudik

Indonesia dan Norwegia juga menyambut baik rencana implementasi Indonesia – EFTA CEPA yang telah diratifikasi oleh DPR Indonesia pada bulan Maret 2021.

Program pelatihan berlangsung dalam dua tahap yaitu secara online dari tanggal 2-3 Juni 2021, dan juga diharapkan secara langsung pada akhir tahun 2021 di Padang, Sumatera Barat.

Program pelatihan diikuti oleh tenaga profesional dari berbagai instansi dan pihak terkait di Indonesia seperti Kementerian ESDM, PLN, Tamaris Hydro, dan Universitas Bung Hatta.

Pada pelatihan ini, para peserta akan mendalami teknis pengelolaan tenaga air seperti operasional, maintenance, dan komponen pembangkit listrik tenaga air serta teori dan teknis mengenai pasokan air dan penanganan sedimentasi.

Baca juga: Sambut Hari Bumi, Gedung KBRI Helsinki Semakin Ramah Lingkungan


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Global
Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Global
Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Global
Gangster yang Ditakuti Berjuluk 'Si Rambut' Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Gangster yang Ditakuti Berjuluk "Si Rambut" Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Global
Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Global
Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Global
Kepada China, Taliban Janji Afghanistan Takkan Jadi Sarang Separatis

Kepada China, Taliban Janji Afghanistan Takkan Jadi Sarang Separatis

Global
Kedutaan Kuba di Paris Diserang Bom Molotov, Pejabat Salahkan AS

Kedutaan Kuba di Paris Diserang Bom Molotov, Pejabat Salahkan AS

Global
Ibu Mereka Meninggal karena Covid-19, Keponakan Presiden Tajikistan Pukuli Menkes

Ibu Mereka Meninggal karena Covid-19, Keponakan Presiden Tajikistan Pukuli Menkes

Global
Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Global
Rusia Buat Dua “Pesawat Kiamat” Pusat Komando Udara saat Perang Nuklir

Rusia Buat Dua “Pesawat Kiamat” Pusat Komando Udara saat Perang Nuklir

Global
4 Tahun Setelah Perang di Raqqa, Anak-anak Tinggal di Tengah Kehancuran Kota

4 Tahun Setelah Perang di Raqqa, Anak-anak Tinggal di Tengah Kehancuran Kota

Global
Kakak Cristiano Ronaldo Dirawat karena Pneumonia dari Covid-19

Kakak Cristiano Ronaldo Dirawat karena Pneumonia dari Covid-19

Global
Pasca Presiden Ambil Alih Semua Pemerintahan, Rakyat Tunisia Khawatir Perang Saudara

Pasca Presiden Ambil Alih Semua Pemerintahan, Rakyat Tunisia Khawatir Perang Saudara

Global
Jerman Klaim Setengah Penduduk Negara Sudah Divaksin 2 Kali

Jerman Klaim Setengah Penduduk Negara Sudah Divaksin 2 Kali

Global
komentar
Close Ads X