Kompas.com - 03/06/2021, 14:01 WIB
Dalam gambar yang diambil dari video yang disediakan oleh KIM Engineering CCTV, tentara AS secara tidak sengaja menyerbu sebuah pabrik kecil di, Cheshnegirovo, Bulgaria selama latihan militer NATO, Selasa, 11 Mei 2021. KIM ENGINEERING CCTV via APDalam gambar yang diambil dari video yang disediakan oleh KIM Engineering CCTV, tentara AS secara tidak sengaja menyerbu sebuah pabrik kecil di, Cheshnegirovo, Bulgaria selama latihan militer NATO, Selasa, 11 Mei 2021.

 SOFIA, KOMPAS.com - Pasukan AS dengan senjata terhunus, secara tidak sengaja menyerbu sebuah pabrik minyak bunga matahari di Bulgaria selama latihan militer bulan lalu.

Melansir New York Post pada Rabu (2/6/2021), AS sekarang mencoba menjelaskan apa yang salah dalam insiden tersebut.

Baca juga: Drone Serang Pangkalan Militer Irak yang Tampung Pasukan AS

Pernyataan itu dipublikasikan setelah pemerintah Bulgaria mengajukan pertanyaan diplomatik, dan pemilik pabrik mengatakan dia akan menuntut.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada bisnis dan karyawannya," kata Kedutaan Besar AS di Bulgaria dalam sebuah pernyataan, Selasa (1/6/2021).

"Kami belajar dari latihan ini dan sepenuhnya menyelidiki penyebab kesalahan ini," tambah pernyataan itu.

Disebutkan pula bahwa pihak Militer AS akan menerapkan prosedur yang ketat, untuk secara jelas mendefinisikan area pelatihan pasukannya. Ini dilakukan untuk mencegah jenis insiden ini di masa depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedutaan AS pertama kali mengetahui insiden itu pada 28 Mei, kata pernyataan itu.

Kepada AP pada Rabu (3/6/2021), Pemilik pabrik Marin Dimitrov mengatakan dia telah mengajukan gugatan.

Baca juga: AS dan NATO Mulai Tarik Mundur Pasukan dari Afghanistan secara Resmi

Kronologi kejadian

Dijelaskan ketika itu Anggota Brigade Lintas Udara ke-173 sedang mensimulasikan perebutan dan pengamanan lapangan terbang yang telah dinonaktifkan di Cheshnegirovo.

Itu adalah bagian dari Swift Respons 2021. Latihan tersebut diadakan di Estonia, Bulgaria dan Rumania, dan melibatkan pasukan dari 10 negara NATO, menurut AP.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi Ditangkap di Paris, Kemungkinan Diekstradisi ke Turki

Tersangka Pembunuhan Jamal Khashoggi Ditangkap di Paris, Kemungkinan Diekstradisi ke Turki

Global
Kontroversi 'The Catcher in the Rye', Novel yang Dibaca Pembunuh John Lennon

Kontroversi "The Catcher in the Rye", Novel yang Dibaca Pembunuh John Lennon

Global
Banding Ditolak, Penjara 12 Tahun Menanti Najib Razak atas Skandal Korupsi 1MDB

Banding Ditolak, Penjara 12 Tahun Menanti Najib Razak atas Skandal Korupsi 1MDB

Global
Mengapa Mark David Chapman Membunuh John Lennon?

Mengapa Mark David Chapman Membunuh John Lennon?

Global
Detik-detik Pembunuhan John Lennon pada 8 Desember 1980

Detik-detik Pembunuhan John Lennon pada 8 Desember 1980

Global
Inggris Pertimbangkan Larang Menterinya Hadiri Olimpiade Beijing 2022

Inggris Pertimbangkan Larang Menterinya Hadiri Olimpiade Beijing 2022

Global
Pesawat Supersonik, Inovasi Penerbangan dalam Perlombaan Perang Dingin

Pesawat Supersonik, Inovasi Penerbangan dalam Perlombaan Perang Dingin

Internasional
10 Tahun Lebih Berkiprah, Sekolah Indonesia Pelangi Kian Dekatkan Indonesia ke Publik Australia

10 Tahun Lebih Berkiprah, Sekolah Indonesia Pelangi Kian Dekatkan Indonesia ke Publik Australia

Global
Biden kepada Putin: Jika Rusia Serang Ukraina, Tanggung Akibatnya

Biden kepada Putin: Jika Rusia Serang Ukraina, Tanggung Akibatnya

Global
KBRI London Jemput Bola Beri Layanan Kekonsuleran kepada WNI di Dublin

KBRI London Jemput Bola Beri Layanan Kekonsuleran kepada WNI di Dublin

Global
Pengakuan Salah Satu Karyawan yang Dipecat Massal via Zoom: Tidak Berperasaan dan Mengerikan

Pengakuan Salah Satu Karyawan yang Dipecat Massal via Zoom: Tidak Berperasaan dan Mengerikan

Global
British de Havilland Comet, Pesawat Jet Komersial Pertama Dunia

British de Havilland Comet, Pesawat Jet Komersial Pertama Dunia

Internasional
6 Olimpiade yang Pernah Diboikot, Indonesia Sempat Terlibat

6 Olimpiade yang Pernah Diboikot, Indonesia Sempat Terlibat

Internasional
Saat Bendera Uni Soviet Berkibar Terakhir Kalinya di Langit Kremlin...

Saat Bendera Uni Soviet Berkibar Terakhir Kalinya di Langit Kremlin...

Global
8 Desember 1991: Uni Soviet Runtuh

8 Desember 1991: Uni Soviet Runtuh

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.