Pangeran Harry “Rusak Negara,” Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Copot Gelar Kerajaannya

Kompas.com - 01/06/2021, 16:22 WIB
Pangeran Harry ketika mengunjungi Viaduct Harbour dalam kunjungannya ketika tur Selandia Baru di 2018. SHUTTERSTOCK/SHAUN JEFFERSPangeran Harry ketika mengunjungi Viaduct Harbour dalam kunjungannya ketika tur Selandia Baru di 2018.

LONDON, KOMPAS.com - Ribuan orang telah menandatangani petisi yang mendesak Pangeran Harry untuk meminta Ratu Elizabeth II menangguhkan gelar kerajaan Inggris miliknya.

Petisi itu diluncurkan dua pekan lalu oleh Lady Colin Campbell, yang menulis buku "Meghan and Harry: The Real Story."

Baca juga: POPULER GLOBAL: Pangeran William Khawatir Harry Kebablasan | Wanita yang Diduga Pasien Nol Covid-19

Petisi tersebut mendesak Duke of Sussex untuk secara sukarela meminta Ratu Elizabeth II menangguhkan gelarnya. Artinya gelar tersebut tidak digunakan untuk sementara.

Kepada Daily Star, secara eksklusif Lady Colin Campbell mengungkapkan bahwa peluncuran petisi itu merupakan "hal yang benar untuk dilakukan."

"Saya telah berbicara dengan orang-orang, banyak orang, yang berpikir itu adalah hal yang benar untuk dilakukan dan itu adalah solusinya.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah solusi yang bermartabat untuk semua pihak. Untuk tidak mempermalukan siapa pun dan melindungi semua orang. Saya pikir ini adalah cara yang manusiawi untuk menyelesaikan situasi yang sangat disesalkan," terangnya melansir Daily Star pada Senin (31/5/2021).

Pada Selasa (1/6/2021), petisi tersebut kini telah ditandatangani oleh lebih dari 40.000 orang dari target 50.000 tanda tangan. Petisi tersedia untuk ditandatangani di Change.org.

Baca juga: Pangeran Harry Mengaku Khawatir dan Takut saat Harus Hadiri Pemakaman Philip di Inggris

Dan sekarang ribuan orang Inggris lainnya telah bergabung dengan petisi tersebut. Beberapa dari mereka juga mengatakan Pangeran Harry "merusak negara kita."

Orang-orang yang menandatangani petisi itu juga telah membagikan pendapat dan alasan mereka atas tindakan itu.

"Menggunakan gelarnya untuk menimbulkan masalah merusak negara kita," tulis seseorang.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Tahun Album My Chemical Romance, The Black Parade

15 Tahun Album My Chemical Romance, The Black Parade

Global
AS Bunuh Abdul Hamid al-Matar, Pemimpin Senior Al-Qaeda di Suriah

AS Bunuh Abdul Hamid al-Matar, Pemimpin Senior Al-Qaeda di Suriah

Global
Ular Raksasa Hampir Sebesar Alat Berat Ditemukan, Panjangnya 3 Meter

Ular Raksasa Hampir Sebesar Alat Berat Ditemukan, Panjangnya 3 Meter

Global
23 Oktober 1940: Hari Kelahiran Pele, Legenda Sepakbola Brasil

23 Oktober 1940: Hari Kelahiran Pele, Legenda Sepakbola Brasil

Global
Indonesia-Belanda-Pasifik Kembangkan Kerja Sama Tangkal Perubahan Iklim

Indonesia-Belanda-Pasifik Kembangkan Kerja Sama Tangkal Perubahan Iklim

Global
Pemimpin Geng Haiti Bagikan Video Mengancam Akan Bunuh Misionaris yang Diculik

Pemimpin Geng Haiti Bagikan Video Mengancam Akan Bunuh Misionaris yang Diculik

Global
Pemimpin Senior Al-Qaeda Tewas dalam Serangan Drone AS di Suriah

Pemimpin Senior Al-Qaeda Tewas dalam Serangan Drone AS di Suriah

Global
Libido Tinggi, Gairah Seks Mantan Raja Spanyol Juan Carlos Sempat Jadi Masalah Negara

Libido Tinggi, Gairah Seks Mantan Raja Spanyol Juan Carlos Sempat Jadi Masalah Negara

Global
Ribuan Pekerja Korea Selatan Unjuk Rasa Pakai Kostum Squid Game, “Perjuangannya Mirip”

Ribuan Pekerja Korea Selatan Unjuk Rasa Pakai Kostum Squid Game, “Perjuangannya Mirip”

Global
Krisis Gas, Moldova Padamkan Api Abadi dan Umumkan Keadaan Darurat 30 Hari

Krisis Gas, Moldova Padamkan Api Abadi dan Umumkan Keadaan Darurat 30 Hari

Global
Rencana Badan PBB Kembalikan Mata Pencaharian Warga Afghanistan

Rencana Badan PBB Kembalikan Mata Pencaharian Warga Afghanistan

Global
Israel Nyatakan Enam Kelompok Masyarakat Sipil Palestina sebagai Teroris

Israel Nyatakan Enam Kelompok Masyarakat Sipil Palestina sebagai Teroris

Global
Ledakan Mematikan Terjadi di Pabrik Pembuangan Amunisi Rusia, 17 Orang Tewas

Ledakan Mematikan Terjadi di Pabrik Pembuangan Amunisi Rusia, 17 Orang Tewas

Global
Latihan Tempur Gabungan TNI AD dan Angkatan Bersenjata Australia

Latihan Tempur Gabungan TNI AD dan Angkatan Bersenjata Australia

Global
POPULER GLOBAL: Taliban Penggal Pemain Voli Putri | Mantan Raja Spanyol Disuntik Hormon Wanita

POPULER GLOBAL: Taliban Penggal Pemain Voli Putri | Mantan Raja Spanyol Disuntik Hormon Wanita

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.