Kompas.com - 31/05/2021, 08:04 WIB
Dalam foto selebaran ini yang disediakan oleh Gereja Skotlandia, Pangeran William dan Kate dari Inggris, Duchess of Cambridge menghadiri upacara penutupan Sidang Umum di Edinburgh, Kamis, 27 Mei 2021. AP PHOTO/ANDREW O'BRIENDalam foto selebaran ini yang disediakan oleh Gereja Skotlandia, Pangeran William dan Kate dari Inggris, Duchess of Cambridge menghadiri upacara penutupan Sidang Umum di Edinburgh, Kamis, 27 Mei 2021.

LONDON, KOMPAS.com - Pangeran William khawatir “bom kebenaran” saudaranya, Pangeran Harry, melangkah terlalu jauh dan semakin merusak relasi dengan keluarga kerajaan Inggris.

Seorang teman memberi tahu The Mail pada Minggu (30/5/2021) bahwa William kecewa dan “sangat prihatin,” setelah serangan terbaru Pangeran Harry.

Baca juga: Pangeran Harry Mengaku Khawatir dan Takut saat Harus Hadiri Pemakaman Philip di Inggris

Anak kedua Pangeran Charles dan mendiang Putri Diana itu kembali melontarkan pandangan soal kurangnya dukungan untuk istrinya Meghan Markle, ketika berjuang dengan kesehatan mentalnya.

Kritik itu disampaikan Harry terhadap keluarganya dalam episode 95 menit dari program TV-nya, "The Me You Can't See" with Oprah Winfrey pada Jumat (28/5/2021).

Masalah itu tidak diulas dengan tajam saat penampilan sebelumnya untuk mempromosikan serial tersebut, atau selama wawancara kontroversial pasangan itu bersama Oprah pada Maret.

Tapi Harry tampak mengecam keluarganya, dengan merujuk pada “rasa malu” yang dirasakan oleh keluarga kerajaan ketika dihadapkan dengan masalah kesehatan mental.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebagai orang tua, sebagai saudara, tentu dari apa yang saya pelajari, ada rasa malu yang kita rasakan. Kita seperti: ‘bagaimana mungkin kita tidak melihatnya’."

"Tapi kita semua tahu ketika orang-orang menderita dan orang-orang berjuang, kita semua sangat pandai menutupinya," katanya kepada aktris Glenn Close, yang menjadi tamu dalam episode tersebut.

Baca juga: Pangeran Harry Mabuk Berat Seharian dan Hampir Pakai Narkoba untuk Obati Trauma Kematian Putri Diana

Dalam penampilan sebelumnya, dia menuduh Pangeran Charles meninggalkannya sendirian untuk menderita atas trauma kematian ibunya, Putri Diana.

“Ayah saya biasa berkata kepada William dan saya, 'Yah, itu seperti itu untuk saya jadi itu akan seperti itu untuk Anda’.” klaimnya.

"Itu tidak masuk akal. Hanya karena Anda menderita bukan berarti anak-anak Anda harus menderita. Faktanya, justru sebaliknya."

Sebuah sumber mengatakan bahwa ada 'kekhawatiran daripada ketakutan' di Istana Buckingham bahwa Harry dan istri yang sedang hamil besar akan membuat tuduhan lebih lanjut.

Baca juga: Bantah Klaim William, Jurnalis BBC Mengaku Tidak Sakiti Putri Diana


Sumber Daily Mail
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usaha Daging Wagyu di Australia Bangkit Cepat dari Pandemi Covid-19

Usaha Daging Wagyu di Australia Bangkit Cepat dari Pandemi Covid-19

Global
Lengser sebagai Presiden Iran, Hassan Rouhani Mengaku Pemerintah Tak Selalu Jujur

Lengser sebagai Presiden Iran, Hassan Rouhani Mengaku Pemerintah Tak Selalu Jujur

Global
Sejumlah Orang Anti-vaksin Covid-19 telah Berubah Pikiran, Ini Alasannya...

Sejumlah Orang Anti-vaksin Covid-19 telah Berubah Pikiran, Ini Alasannya...

Global
Covid-19 Kembali ke Wuhan, Warga Pun 'Panic Buying'

Covid-19 Kembali ke Wuhan, Warga Pun "Panic Buying"

Global
Jenazah yang Dibedah Ternyata Temannya, Mahasiswa Kedokteran Ini Menangis

Jenazah yang Dibedah Ternyata Temannya, Mahasiswa Kedokteran Ini Menangis

Global
Ledakan Beirut Rusak Hajatannya, Dokter Ini Enggan Pasang Foto 'Menyakitkan'

Ledakan Beirut Rusak Hajatannya, Dokter Ini Enggan Pasang Foto "Menyakitkan"

Global
Jepang Mulai Permalukan Warganya di Depan Umum terkait Pelanggaran Covid-19

Jepang Mulai Permalukan Warganya di Depan Umum terkait Pelanggaran Covid-19

Global
Heiden, Desa Swiss yang Menjadi Kelahiran Penjajah Indonesia

Heiden, Desa Swiss yang Menjadi Kelahiran Penjajah Indonesia

Global
Pakar Sejarah Sebut Swiss Terlibat Penjajahan di Indonesia

Pakar Sejarah Sebut Swiss Terlibat Penjajahan di Indonesia

Global
Dibesarkan Orangtuanya yang Anggota ISIS, Gadis AS Ini Dikeluarkan dari Suriah

Dibesarkan Orangtuanya yang Anggota ISIS, Gadis AS Ini Dikeluarkan dari Suriah

Global
Ratusan Petugas Kesehatan di Australia Jalani Isoman di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Ratusan Petugas Kesehatan di Australia Jalani Isoman di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan, Bergabung dengan Negara Barat Lawan China

Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan, Bergabung dengan Negara Barat Lawan China

Global
Kontroversi Monumen Satu Tahun Ledakan Beirut, Keluarga Masih Berduka Tak Ada yang Bertanggung Jawab

Kontroversi Monumen Satu Tahun Ledakan Beirut, Keluarga Masih Berduka Tak Ada yang Bertanggung Jawab

Global
Momen Haru Atlet Qatar dan Italia Sepakat Berbagi Emas Olimpiade Setelah Bersaing Sengit

Momen Haru Atlet Qatar dan Italia Sepakat Berbagi Emas Olimpiade Setelah Bersaing Sengit

Global
Beberapa Atlet Dituduh Pesta Minuman Keras dan Langgar Aturan Covid-19, Penyelenggara Olimpiade Gelar Penyelidikan

Beberapa Atlet Dituduh Pesta Minuman Keras dan Langgar Aturan Covid-19, Penyelenggara Olimpiade Gelar Penyelidikan

Global
komentar
Close Ads X