Rusia Tantang Microsoft Buktikan Tuduhan Keterlibatannya dalam Serangan Siber yang Menjangkau 24 Negara

Kompas.com - 30/05/2021, 10:10 WIB
[MIKHAIL METZEL/SPUTNIK/AFP] MIKHAIL METZEL/SPUTNIK/AFP[MIKHAIL METZEL/SPUTNIK/AFP]

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Microsoft mengatakan gelombang serangan dunia maya lainnya oleh Rusia telah menargetkan lembaga pemerintah dan kelompok hak asasi manusia di 24 negara, sebagian besar di AS.

Dikatakan sekitar 3.000 akun email di lebih dari 150 organisasi berbeda telah diserang minggu ini, melansir BBC pada Jumat (28/5/2021).

Baca juga: PR Agency Afiliasi Rusia Minta Influencer Sebar Informasi Remehkan Vaksin Negara Lain

Microsoft menyatakan kelompok yang bertanggung jawab adalah kelompok yang sama dengan pelaku serangan SolarWinds tahun lalu. Ada pun serangan itu dituduh dilakukan oleh Foreign Intelligence Service (SVR) Rusia.

Rusia membantah kedua serangan cyber tersebut. Pada Jumat (28/5/2021), Kremlin menegaskan tidak mengetahui peretasan terbaru itu.

Sebaliknya, Rusia meminta raksasa teknologi AS itu untuk menjawab pertanyaan lebih lanjut, termasuk bagaimana serangan itu dikaitkan dengan Rusia.

Serangan siber terbaru

Dalam sebuah unggahan blog yang diterbitkan Kamis malam (27/5/2021), Microsoft mengatakan serangan baru tersebut menargetkan lembaga pemerintah yang terlibat dalam kebijakan luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Operasi kejahatan itu diyakini dilakukan sebagai bagian dari "upaya pengumpulan intelijen".

Seperempat dari organisasi target serangan siber Rusia itu, disebut terlibat dalam pembangunan internasional, pekerjaan kemanusiaan, dan hak asasi manusia.

Sebagian besar diantaranya berada di AS, dan memiliki operasi yang menjangkau setidaknya 24 negara.

Baca juga: Perkuat Kehadiran Militer di Mediterania, Rusia Kirim 3 Bomber Kelas Berat ke Suriah

Microsoft mengatakan Nobelium (kelompok dari Rusia), meluncurkan serangan minggu ini. Peretas memanfaatkan akun email pemasaran, yang digunakan oleh badan bantuan pemerintah federal AS, USAID.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X