Pemimpin Hamas Akhirnya Akui Puluhan Militan Tewas dalam Perang 11 Hari dengan Israel

Kompas.com - 29/05/2021, 14:35 WIB
Yahya Sinwar, pemimpin Hamas Palestina di Jalur Gaza, bertemu dengan pers asing, di Kota Gaza, Rabu, 26 Mei 2021. AP PHOTO/ KHALIL HAMRAYahya Sinwar, pemimpin Hamas Palestina di Jalur Gaza, bertemu dengan pers asing, di Kota Gaza, Rabu, 26 Mei 2021.

GAZA, KOMPAS.com - Pemimpin Hamas di Jalur Gaza mengatakan 80 militan tewas selama perang 11 hari Israel-Hamas yang berakhir pekan lalu.

Keterangan ini merupakan penghitungan resmi pertama yang dipublikasikan kelompok itu atas kerugian yang diderita dalam pertempuran 11 hari tersebut.

Baca juga: Usai Gencatan Senjata Israel-Hamas, Bagaimana Nasib Gaza Palestina Selanjutnya?

Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza menyebutkan jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel bulan ini sebanyak 254 orang, termasuk 66 anak-anak, 39 wanita, dan 17 orang di atas usia 60 tahun.

Namun sebelumnya tidak ada rincian antara warga sipil dan kombatan.

Berbicara kepada AP pada Rabu (26/5/2021), pemimpin Hamas Yehiyeh Sinwar mengatakan 80 militan Hamas yang tewas pekan lalu termasuk 57 anggota sayap bersenjata kelompoknya, 22 anggota kelompok ekstremis yang lebih kecil, dan satu anggota kelompok kecil yang disebut Komite Perlawanan Populer.

Hamas mempresentasikan daftar dari Kementerian Kesehatan yang mengidentifikasi perempuan dan anak-anak yang meninggal minggu ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui korban tertua adalah laki-laki berumur 90 tahun, sedangkan ada delapan anak berumur 2 tahun ke bawah. Daftar tersebut belum diverifikasi secara independen, tetapi banyak nama yang sudah terkenal.

Dua belas orang tewas di Israel, kebanyakan karena tembakan roket, dan semua kecuali satu adalah warga sipil.

Baca juga: Hamas Berjanji Tidak Akan Menyentuh Satu Sen Pun Dana Bantuan untuk Rekonstruksi Gaza

Klaim dua sisi

Seperti putaran pertempuran sebelumnya, jumlah kematian warga sipil telah menjadi masalah perselisihan antara Israel dan Palestina.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengklaim bahwa sekitar 200 militan tewas, tetapi belum memberikan bukti yang mendukung angka tersebut.

Halaman:

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.