Kompas.com - 26/05/2021, 09:11 WIB

CHICAGO, KOMPAS.com - KJRI Chicago dan Minahasa, sebuah restoran yang berlokasi di Chicago, Amerika Serikat sukses menyelenggarakan Indonesian Gourmet Day, sebuah acara promosi khasanah kuliner Indonesia di Chicago, Amerika Serikat (25/5/2021).

Acara ini adalah bagian dari seri gastrodiplomacy yang sedang digalakkan oleh KJRI Chicago untuk mempopulerkan kuliner Indonesia di tengah culinary food scene Chicago yang sangat beragam.

Berlokasi strategis di tengah kota Chicago, Minahasa memang menyasar pasar Amerika Serikat, utamanya kaum profesional muda di Chicago. Sepanjang hari, tampak restoran Minahasa yang terletak di Revival Food Hall, dipenuhi oleh pengunjung.

Baca juga: Kenapa Indonesia Dituding Injak-injak HAM dalam Pengembangan “Bali Baru” Mandalika

 

Para pengunjung tampak antusias ingin mencicipi hidangan spesial sate ayam, yang dipromosikan sebagai salah satu kekayaan dan keberagaman kuliner Indonesia, serta pada kesempatan ini menjadi hidangan persembahan dari Minahasa dan KJRI Chicago kepada para pengunjung yang membeli makanan utama.

 

Dekorasi khas Indonesia yang ditempatkan di bagian depan restoran sukses menambah semarak suasana dan menarik perhatian pengunjung.

Pemilik Minahasa, Tasya Hardono menyatakan antusias dan tidak menyangka atas sambutan luar biasa yang diberikan oleh para pengunjung.

“Kami lihat bahwa kebanyakan yang datang adalah warga AS, dan itulah yang kami inginkan, makanan Indonesia dikenali dan dinikmati oleh warga AS,” ujar Tasya dalam rilis KJRI Chicago yang diterima Kompas.com pada Rabu (26/5/2021).

“Awalnya kami sedikit ragu mengingat pandemi masih berlangsung, tapi kami sangat senang melihat begitu banyaknya orang yang datang tanpa berhenti. Makanan Indonesia itu luar biasa, dan pantas mendapatkan tempat di antara aneka kuliner di Chicago yang sangat beragam,” lanjutnya. 

Baca juga: 5 Negara dengan Penduduk Terbanyak 2021, Indonesia Termasuk

Pengunjung Indonesia Gourmet Day tidak hanya mereka yang bekerja di gedung-gedung perkantoran di sekitar Minahasa, tapi juga sejumlah diaspora Indonesia dan warga AS yang melihat postingan di media sosial dan datang khusus untuk mencicipi makanan Indonesia.

Di antara mereka, tampak beberapa food blogger yang sibuk mengambil makanan khas Minahasa dari berbagai sisi.

Jesse Guerra, Presiden American Society of Travel Advisors (ASTA) Chapter Midwest yang sering membawa turis AS ke Indonesia dan turut hadir pada acara ini juga memuji makanan Minahasa, terutama sambal pedasnya.

“Saya biasa makan cabai habanero, jadi untuk saya sambalnya mantap sekali,” kata Jesse Guerra, yang juga menambahkan bahwa ia sudah tidak sabar untuk membawa kembali turis AS ke Indonesia dan menikmati kebudayaan Indonesia yang luar biasa.

Baca juga: Menerka Makna Surat Hamas ke Jokowi, Pakar: Indonesia Harus Bijak

Sementara itu Alex dan Trinity, dua mahasiswa AS asal Houston, Texas, yang datang ke Chicago dalam rangka liburan musim panas menyatakan bahwa ini adalah kali pertama mereka mencicipi makanan Indonesia.

“Makanan Indonesia sangat kuat bumbunya, tapi pas. Kami suka sekali,” demikian testimoni mereka.

Bagi Tasya, membuka restoran Minahasa yang baru seumur jagung ini di tengah pandemi Covid-19 merupakan sebuah langkah penuh perhitungan.

“Ini adalah resiko yang pantas saya ambil. Ada pepatah, ‘Jika anda memiliki mimpi, namun orang tidak menertawakan mimpi Anda tersebut, artinya mimpi Anda belum cukup besar’. Sejak Januari vaksin (Covid-19) diperkenalkan, saya yakin keadaan akan membaik. Hari ini adalah bukti keyakinan saya itu,” pungkasnya.

Baca juga: Hamas Minta Dukungan Jokowi dan Indonesia Soal Palestina

Konjen RI Chicago, Meri Binsar Simorangkir menyampaikan rasa bangganya atas keberadaan Minahasa, sebagai satu-satunya restoran Indonesia di Chicago saat ini.

“Kami sangat berterima kasih dengan adanya Minahasa, sebagai restoran Indonesia satu-satunya di Chicago yang dimiliki oleh diaspora Indonesia," ujar Meri Binsar Simorangkir. 

"Kegiatan hari ini adalah kolaborasi keinginan Minahasa dan KJRI Chicago untuk semakin memperkenalkan hidangan Indonesia, sesuai dengan misi Pemerintah Indonesia untuk mempopulerkan khasanah kuliner Indonesia,” lanjutnya. 

Acara Indonesian Gourmet Day di Minahasa tersebut merupakan seri pertama dari rangkaian kegiatan gastrodiplomacy yang digagas oleh KJRI Chicago.

Dalam bulan-bulan mendatang, KJRI Chicago juga telah memiliki rencana untuk menggandeng restoran-restoran Indonesia lainnya di wilayah Midwest menggelar acara serupa.

Baca juga: Pasarkan Produk di Amerika Latin, Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Logistik Panama

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Rilis
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Negara yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Pertama Kali

Daftar Negara yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia Pertama Kali

Internasional
Media Rusia: Indonesia Dukung Prinsip Satu China

Media Rusia: Indonesia Dukung Prinsip Satu China

Global
China Beri Sanksi 7 Pejabat yang Dukung Kemerdekaan Taiwan

China Beri Sanksi 7 Pejabat yang Dukung Kemerdekaan Taiwan

Global
Kementerian Kehakiman AS Tolak Buka Alasan Gerebek Rumah Trump

Kementerian Kehakiman AS Tolak Buka Alasan Gerebek Rumah Trump

Global
Kenapa Banyak Pejabat AS Kunjungi Taiwan dan Bikin China Marah?

Kenapa Banyak Pejabat AS Kunjungi Taiwan dan Bikin China Marah?

Global
Rusia Wanti-wanti IAEA, Bahaya kalau ke PLTN Zaporizhzhia lewat Kyiv

Rusia Wanti-wanti IAEA, Bahaya kalau ke PLTN Zaporizhzhia lewat Kyiv

Global
PM Inggris Boris Johnson Liburan 2 Kali dalam 2 Minggu Saat Krisis Politik

PM Inggris Boris Johnson Liburan 2 Kali dalam 2 Minggu Saat Krisis Politik

Global
Uni Eropa: Vonis Penjara 6 Tahun Tambahan untuk Aung San Suu Kyi Tidak Adil

Uni Eropa: Vonis Penjara 6 Tahun Tambahan untuk Aung San Suu Kyi Tidak Adil

Global
Rangkuman Hari Ke-173 Serangan Rusia ke Ukraina: PLTN Zaporizhzhia Terancam, Kapal Sewaan PBB Berangkat

Rangkuman Hari Ke-173 Serangan Rusia ke Ukraina: PLTN Zaporizhzhia Terancam, Kapal Sewaan PBB Berangkat

Global
[POPULER GLOBAL] Kebakaran Gereja Mesir 41 Tewas | Rombongan Parlemen AS ke Taiwan

[POPULER GLOBAL] Kebakaran Gereja Mesir 41 Tewas | Rombongan Parlemen AS ke Taiwan

Global
Di Bawah “Apartheid” ala Taliban: Sebelumnya Saya Polisi Wanita, Sekarang Saya Mengemis di Jalan

Di Bawah “Apartheid” ala Taliban: Sebelumnya Saya Polisi Wanita, Sekarang Saya Mengemis di Jalan

Global
Siapa Taliban dan Apa Tujuannya?

Siapa Taliban dan Apa Tujuannya?

Internasional
Putin Promosi Senjata ke Sekutu: Semua Telah Diuji di Medan Pertempuran

Putin Promosi Senjata ke Sekutu: Semua Telah Diuji di Medan Pertempuran

Global
Nasib Pilu TKI di Pertanian Inggris, Dibebani Utang Tinggi oleh Broker

Nasib Pilu TKI di Pertanian Inggris, Dibebani Utang Tinggi oleh Broker

Global
Upaya Terakhir untuk Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB Dimulai, Bisakah Najib Razak Bebas?

Upaya Terakhir untuk Batalkan Hukuman Korupsi 1MDB Dimulai, Bisakah Najib Razak Bebas?

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.