Kompas.com - 24/05/2021, 20:09 WIB
Lebih dari 1.200 penyelamat dikerahkan untuk mencari pelari ultra maraton yanag terjebak cuaca ekstrem di Yellow River Stone Forest. [SS/YOUTUBE/AL JAZEER] SS/YOUTUBE/AL JAZEERLebih dari 1.200 penyelamat dikerahkan untuk mencari pelari ultra maraton yanag terjebak cuaca ekstrem di Yellow River Stone Forest. [SS/YOUTUBE/AL JAZEER]

 BAIYIN, KOMPAS.com - Pemerintah China dilaporkan melakukan investigasi terhadap kematian 21 pelari ultra maraton pada Senin (24/5/2021) pukul 06.55 waktu setempat.

Ajang ultra marathon ini digelar pada Sabtu sore (22/5/2021) waktu setempat di Hutan Batu Sungai Kuning, Provinsi Gansu.

Baca juga: 21 Pelari Ultra Maraton di China Tewas Dihantam Cuaca Ekstrem

Ajang ini kemudian menjadi bencana saat cuaca ekstrem melanda perlombaan sepanjang 100 kilometer tersebut.

Beberapa pelari yang selamat dilansir AFP menyebut, suhu lokasi lomba tiba-tiba menjadi beku, ditambah angin kencang yang menusuk tulang.

Upaya investigasi yang dibentuk Otoritas Provinsi Gansu sejauh ini masih menyelidiki penyebab insiden itu.

Termasuk, mengapa penyelenggara acara maraton yang diikuti 172 pelari ini seolah mengabaikan peringatan cuaca ekstrem dari Pusat Informasi Peringatan Dini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, Badan Olahraga China berjanji memperketat aturan keselamatan, khususnya untuk menggelar acara di seluruh negeri.

Provinsi Gansu, yang termasuk bagian dari gurun Gobi, dikenal sering mengalami kondisi cuaca yang ekstrem, termasuk badai pasir. Kota Baiyin, tempat perlombaan diadakan, memang punya ketinggian lebih dari 11.000 kaki.

Inilah yang membuat Biro Meteorologi Gansu memberi peringatan menjelang lomba berlangsung. Laporan tertanggal Jumat (21/05/2021) ini mengingatkan potensi hujan deras, es, kilat, dan angin kencang di area lomba.

Akibat kecelakaan ini, media sosial "Negeri Panda" menjadi ramai oleh kemarahan. Banyak pengguna mengecam panitia penyelanggara yang dianggap tidak profesional.

Baca juga: Paus Fransiskus Umumkan Doa Maraton Selama Sebulan agar Covid-19 Berakhir


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Kemenkes Malaysia Klaim Ikut Bantu Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Filipina

Global
Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Ibu Kota Jepang Catatkan 3.177 Kasus Covid-19 Baru, Rekor dalam 2 Hari Beruntun

Global
Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Selundupkan Batu Bara Korea Utara ke Indonesia, Pria Australia Ini Dipenjara

Global
Gangster yang Ditakuti Berjuluk 'Si Rambut' Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Gangster yang Ditakuti Berjuluk "Si Rambut" Ini Ditangkap dalam Baku Tembak

Global
Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Pakar: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir di Dunia yang Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Global
Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Guncang dan Tampar Keras Atlet Olimpiade, Pelatih Judo Jerman Disorot

Global
Kepada China, Taliban Janji Afghanistan Takkan Jadi Sarang Separatis

Kepada China, Taliban Janji Afghanistan Takkan Jadi Sarang Separatis

Global
Kedutaan Kuba di Paris Diserang Bom Molotov, Pejabat Salahkan AS

Kedutaan Kuba di Paris Diserang Bom Molotov, Pejabat Salahkan AS

Global
Ibu Mereka Meninggal karena Covid-19, Keponakan Presiden Tajikistan Pukuli Menkes

Ibu Mereka Meninggal karena Covid-19, Keponakan Presiden Tajikistan Pukuli Menkes

Global
Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Kebakaran Besar di Oregon Hancurkan Lebih dari 400 Bangunan dan 340 Kendaraan

Global
Rusia Buat Dua “Pesawat Kiamat” Pusat Komando Udara saat Perang Nuklir

Rusia Buat Dua “Pesawat Kiamat” Pusat Komando Udara saat Perang Nuklir

Global
4 Tahun Setelah Perang di Raqqa, Anak-anak Tinggal di Tengah Kehancuran Kota

4 Tahun Setelah Perang di Raqqa, Anak-anak Tinggal di Tengah Kehancuran Kota

Global
Kakak Cristiano Ronaldo Dirawat karena Pneumonia dari Covid-19

Kakak Cristiano Ronaldo Dirawat karena Pneumonia dari Covid-19

Global
Pasca Presiden Ambil Alih Semua Pemerintahan, Rakyat Tunisia Khawatir Perang Saudara

Pasca Presiden Ambil Alih Semua Pemerintahan, Rakyat Tunisia Khawatir Perang Saudara

Global
Jerman Klaim Setengah Penduduk Negara Sudah Divaksin 2 Kali

Jerman Klaim Setengah Penduduk Negara Sudah Divaksin 2 Kali

Global
komentar
Close Ads X