Bergabung dalam Gerakan Anti-Kudeta, Lebih dari 125.000 Guru Sekolah di Myanmar Diskors

Kompas.com - 23/05/2021, 17:08 WIB
Pengunjuk rasa anti kudeta mengibarkan bendera partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) selama demonstrasi di Yangon, Myanmar, Jumat (14/5/2021). APPengunjuk rasa anti kudeta mengibarkan bendera partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) selama demonstrasi di Yangon, Myanmar, Jumat (14/5/2021).

NAYPIYDAW, KOMPAS.com - Lebih dari 125.000 guru sekolah di Myanmar diskors karena bergabung dengan gerakan anti-kudeta militer.

Penangguhan terjadi beberapa hari sebelum dimulainya tahun ajaran baru, yang ditentang oleh sejumlah guru dan orang tua.

Sebanyak 125.900 guru sekolah telah diskors hingga Sabtu (29/5/2021), kata pejabat federasi guru yang menolak menyebutkan namanya karena takut mendapat serangan balasan oleh junta militer, seperti yang dilansir dari The Guardian pada Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Berbulan-bulan Kudeta Myanmar, Apa Kabar Aung San Suu Kyi?

Myanmar memiliki 430.000 guru sekolah menurut data terbaru, dari dua tahun lalu.

"Ini pernyataan untuk mengancam orang agar kembali bekerja. Jika mereka benar-benar memecat orang sebanyak ini, semua sistem akan berhenti," kata pejabat tersebut, yang juga seorang guru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pejabat federasi guru tersebut mengatakan telah diberitahu bahwa tuduhan yang dia hadapi akan dibatalkan, jika dia kembali dengan keluar dari gerakan anti-kudeta.

Reuters tidak dapat menghubungi juru bicara junta militer atau kementerian pendidikan untuk memberikan komentar.

Baca juga: Ketua Pemilu yang Ditunjuk Militer Myanmar Akan Bubarkan Partai Aung San Suu Kyi

Surat kabar Global New Light of Myanmar yang dikelola pemerintah meminta para guru dan siswa untuk kembali ke sekolah, memulai kembali sistem pendidikan.

Gangguan di sekolah-sekolah mengingatkan bahwa di sektor kesehatan dan di keseluruhan pemerintahan, serta bisnis swasta dilanda kekacauan sejak kudeta Myanmar yang diikuti penangkapan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.

Sekitar 19.500 staf universitas juga telah diskors, menurut kelompok guru.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Kisah Ibu yang Terpisah dari 7 Anaknya Selama 38 Tahun karena G30S/PKI

Global
Menhan AS Mengaku Terkejut Pasukan Afghanistan Runtuh di Hadapan Taliban

Menhan AS Mengaku Terkejut Pasukan Afghanistan Runtuh di Hadapan Taliban

Global
Jenderal Tertinggi AS Akui 'Kegagalan Strategis' dalam Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

Jenderal Tertinggi AS Akui "Kegagalan Strategis" dalam Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

Global
10 Kisah Senjata Keramat dari Para Dewa Jepang Kuno

10 Kisah Senjata Keramat dari Para Dewa Jepang Kuno

Internasional
Kerusuhan Kembali Pecah di Penjara Ekuador, 24 Tahanan Tewas

Kerusuhan Kembali Pecah di Penjara Ekuador, 24 Tahanan Tewas

Global
Meski Ada Perbedaan, Eropa-China Harus Tetap Lanjutkan Pembicaraan

Meski Ada Perbedaan, Eropa-China Harus Tetap Lanjutkan Pembicaraan

Global
Batik Durian Lubuklinggau Muncul di Milan Fashion Week 2021

Batik Durian Lubuklinggau Muncul di Milan Fashion Week 2021

Global
Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik, Negosiasi Makin Sulit Tercapai

Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik, Negosiasi Makin Sulit Tercapai

Global
POPULER GLOBAL: 9 dari 10 Gadis Remaja di Malaysia Kecanduan Seks | Taliban Eksekusi Mantan Pemimpin ISIS-K

POPULER GLOBAL: 9 dari 10 Gadis Remaja di Malaysia Kecanduan Seks | Taliban Eksekusi Mantan Pemimpin ISIS-K

Global
Penyanyi R Kelly Manfaatkan Status Superstar untuk Melakukan Pelecehan Seksual

Penyanyi R Kelly Manfaatkan Status Superstar untuk Melakukan Pelecehan Seksual

Global
Puluhan Penambang Berhasil Diselamatkan Setelah 2 Hari Terjebak di Tambang Bawah Tanah

Puluhan Penambang Berhasil Diselamatkan Setelah 2 Hari Terjebak di Tambang Bawah Tanah

Global
Ayah Britney Spears Akan Diselidiki karena Diduga Rekam Diam-diam Putrinya di Kamar Tidur

Ayah Britney Spears Akan Diselidiki karena Diduga Rekam Diam-diam Putrinya di Kamar Tidur

Global
Pesawat Tak Dikenal Hantam Pangkalan Milisi Iran di Suriah Timur

Pesawat Tak Dikenal Hantam Pangkalan Milisi Iran di Suriah Timur

Global
Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanistan Mengajar atau Kuliah di Universitas

Taliban Tak Lagi Izinkan Perempuan Afghanistan Mengajar atau Kuliah di Universitas

Global
Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.