Kompas.com - 21/05/2021, 15:37 WIB
Warga Lebanon dan Palestina meneriakkan yel-yel serta mengibarkan bendera, dalam demo yang diadakan Hezbollah untuk menunjukkan solidaritas dengan orang-orang Palestina, di Beirut, Lebanon, pada Senin (17/5/2021). AP PHOTO/HASSAN AMMARWarga Lebanon dan Palestina meneriakkan yel-yel serta mengibarkan bendera, dalam demo yang diadakan Hezbollah untuk menunjukkan solidaritas dengan orang-orang Palestina, di Beirut, Lebanon, pada Senin (17/5/2021).

BEIRUT, KOMPAS.com - Hezbollah di Lebanon yang didukung Iran ikut merayakan Hamas Israel gencatan senjata.

Kedua kubu yang 11 hari bertempur dalam konflik Israel Palestina menyepakati gencatan senjata, yang berlaku pada Jumat (21/5/2021).

"Hezbollah memberi selamat kepada rakyat Palestina yang heroik dan perlawanannya yang gagah berani atas kemenangan bersejarah yang dicapai... melawan musuh Zionis," kata kelompok milisi Syiah itu dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Baca juga: Gaza Palestina Hari Ini: Israel dan Hamas Umumkan Gencatan Senjata

Hezbollah yang juga berperang melawan Israel pada 2006 dan kuat dalam politik Lebanon, memiliki hubungan dekat dengan Hamas yang berkuasa di Gaza.

Israel Hamas gencatan senjata setelah ditengahi Mesir, mengakhiri pertempuran terparah mereka dalam beberapa tahun.

Serangan-serangan Israel di Gaza menewaskan 232 warga Palestina, termasuk 65 anak-anak dan para milisi, menurut otoritas kesehatan wilayah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu roket yang ditembakkan Hamas merenggut 12 nyawa di Israel, termasuk dua anak dan seorang tentara.

Baca juga: Hamas Klaim Kemenangan Usai Gencatan Senjata dengan Israel

Hamas klaim kemenangan

Warga Palestina pada Jumat (21/5/2021) mengibarkan bendera hijau Hamas sambil meneriakkan yel-yel merayakan gencatan senjata antara Israel dengan Hamas, setelah 11 hari konflik di Gaza.AP PHOTO/KHALIL HAMRA Warga Palestina pada Jumat (21/5/2021) mengibarkan bendera hijau Hamas sambil meneriakkan yel-yel merayakan gencatan senjata antara Israel dengan Hamas, setelah 11 hari konflik di Gaza.
Seorang tokoh senior Hamas mengklaim kemenangan pada Jumat (21/5/2021), setelah diberlakukannya gencatan senjata Israel Hamas.

"Ini adalah euforia kemenangan," kata Khalil Al Hayya anggota paling senior kedua dari biro politik Hamas di Jalur Gaza, dalam pidatonya di hadapan ribuan orang yang merayakan.

Dia juga berjanji membangun kembali rumah-rumah yang hancur akibat serangan udara Israel.

Kantor berita AFP melaporkan, gencatan senjata Israel dan Hamas juga mencakup kelompok bersenjata terkuat kedua di Gaza, yaitu Islamic Jihad.

Baca juga: Setelah Hamas-Israel Gencatan Senjata, Joe Biden Janji Pasok Iron Dome ke Tel Aviv


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.