Kompas.com - 14/05/2021, 12:32 WIB
Presien Amerika Serikat (AS) Joe Biden didampingi Wakil Presiden Kamala Harris ketika memberikan pernyataan penanganan dan vaksinasi Covid-19 di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, pada 13 Mei 2021. AFP PHOTO/NICHOLAS KAMMPresien Amerika Serikat (AS) Joe Biden didampingi Wakil Presiden Kamala Harris ketika memberikan pernyataan penanganan dan vaksinasi Covid-19 di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, pada 13 Mei 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Joe Biden melepas maskernya di Gedung Putih, sembari menyatakan "hari yang indah".

Pernyataan itu Biden sampaikan setelah pejabat AS mengumumkan warga yang sudah divaksin boleh tidak memakai penutup mulut dan hidung di tempat umum.

Sang presiden melepas maskernya, diikuti sejumlah politisi Republik setelah panduan tersebut diumumkan.

Baca juga: Paus Fransiskus Kembali Buka Maskernya

Imbauan itu masih meminta publik untuk mengenakan masker ketika berada di tempat tertutup seperti bus, pesawat, dan rumah sakit.

Pemerintahan Biden sudah mendapat tekanan untuk melonggarkan protokol kesehatan bagi warga yang sudah divaksin penuh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, serikat guru AS menyerukan agar sekolah bisa dibuka lagi paling lambat pada musim gugur.

Tuntutan itu muncul setelah vaksin Covid-19 produksi Pfizer mendapat lampu hijau penggunaannya pada anak usia 12-15 tahun.

Dilansir BBC Kamis (13/5/2021), kasus virus corona di sana berada di titik terendah sejak September.

Begitu pun data kematian karena Covid-19 yang terus menurun hingga di angka terbawah sejak April 2020.

Berdasarkan panduan dari Badan Pencegahan dan Pengawasan Penyakit (CDC), jaga jarak juga bisa dilonggarkan bagi orang yang telah mendapat vaksin.

Presiden berusia 78 tahun tersebut menuturkan, mereka tidak akan menangkapi orang-orang yang abai protokol kesehatan.

"Aturannya kini sederhana. Segeralah divaksin atau pakailah masker. Pilihannya di kalian," tegasnya di Twitter.

Dalam panduannya, CDC menyarankan agar orang yang punya masalah imun diharuskan memakai penutup hidung dan mulut.

Begitu juga dengan mereka yang pernah mengalami gejala corona. Penggunaan masker juga diwajibkan di rumah sakit dan penjara.

Baca juga: Bantuan AS ke India Tiba, Memasok Kebutuhan Tes Covid-19 dan Masker

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik Kim Jong Un: AS Salah Berharap pada Korea Utara

Adik Kim Jong Un: AS Salah Berharap pada Korea Utara

Global
Thailand Punya Patung Buddha Raksasa Baru, Bisa Terlihat di Seluruh Ibu Kotanya

Thailand Punya Patung Buddha Raksasa Baru, Bisa Terlihat di Seluruh Ibu Kotanya

Global
Foto Putri Latifa, Anak Syekh Dubai yang Disekap Keluarga, Muncul Sedang Liburan di Madrid

Foto Putri Latifa, Anak Syekh Dubai yang Disekap Keluarga, Muncul Sedang Liburan di Madrid

Global
Setelah Covid-19 Berakhir, Penyakit Ini Mungkin Jadi Ancaman Selanjutnya

Setelah Covid-19 Berakhir, Penyakit Ini Mungkin Jadi Ancaman Selanjutnya

Global
Skandal Kontaminasi Darah 1970-an yang Tewaskan Puluhan Murid di Inggris Dibuka Kembali

Skandal Kontaminasi Darah 1970-an yang Tewaskan Puluhan Murid di Inggris Dibuka Kembali

Global
Wabah Tikus Melanda Australia, Ratusan Napi Dievakuasi dari Penjara

Wabah Tikus Melanda Australia, Ratusan Napi Dievakuasi dari Penjara

Global
Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Global
Menteri Luar Negeri Baru Israel Akan Lakukan Kunjungan Pertama ke UEA

Menteri Luar Negeri Baru Israel Akan Lakukan Kunjungan Pertama ke UEA

Global
Sebuah Buku Ungkap Trump Pernah Ingin Pindahkan Warga AS yang Terinfeksi Covid-19 ke Teluk Guantanamo

Sebuah Buku Ungkap Trump Pernah Ingin Pindahkan Warga AS yang Terinfeksi Covid-19 ke Teluk Guantanamo

Global
Perusahaan Negara Myanmar di Sektor Permata dan Kayu Kena Sanksi Baru Uni Eropa

Perusahaan Negara Myanmar di Sektor Permata dan Kayu Kena Sanksi Baru Uni Eropa

Global
Rusia dan Junta Militer Myanmar Nyatakan Komitmen Perkuat Hubungan Dua Negara

Rusia dan Junta Militer Myanmar Nyatakan Komitmen Perkuat Hubungan Dua Negara

Global
WHO: Puluhan Negara Miskin Kehabisan Dosis Vaksin Covid-19

WHO: Puluhan Negara Miskin Kehabisan Dosis Vaksin Covid-19

Global
Biden Umumkan Daftar Negara yang Dapat Vaksin Covid-19 AS, Termasuk Indonesia

Biden Umumkan Daftar Negara yang Dapat Vaksin Covid-19 AS, Termasuk Indonesia

Global
POPULER GLOBAL: “Armada Hantu” Iran Jual Minyak ke China | Pria Kaget Anaknya Ternyata Pamannya

POPULER GLOBAL: “Armada Hantu” Iran Jual Minyak ke China | Pria Kaget Anaknya Ternyata Pamannya

Global
Biografi Tokoh Dunia: Robert Schuman, Bapak Eropa dan Perintis Perdamaian yang Mendunia

Biografi Tokoh Dunia: Robert Schuman, Bapak Eropa dan Perintis Perdamaian yang Mendunia

Internasional
komentar
Close Ads X