Kompas.com - 12/05/2021, 13:30 WIB
Sejumlah roket diluncurkan dari Jalur Gaza menuju Israel pada Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat. AP PHOTO/KHALIL HAMRASejumlah roket diluncurkan dari Jalur Gaza menuju Israel pada Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

JALUR GAZA, KOMPAS.com – Kelompok milisi Palestina di Jalur Gaza telah menembakkan lebih dari 1.000 roket ke Israel sejak Senin (10/5/2021) malam waktu setempat.

Banyaknya roket yang diluncurkan tersebut menandakan situasi yang serius pasca-bentrokan antara polisi Israel dengan warga Palestina di Yerusalem.

Pada Rabu (12/5/2021) pagi waktu setempat, juru bicara militer Israel Jonathan Conricus mengatakan bahwa serangan roket dimulai pada Senin pukul 18.00 waktu setempat.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Kala itu, milisi gerakan Hamas meluncurkan beberapa roket ke arah Yerusalem sebagaimana dilansir AFP.

Sejak saat itu, 850 roket yang diluncurkan oleh berbagai kelompok bersenjata di Gaza telah mendarat di Israel atau dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome Israel.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Conricus menambahkan, sekitar 200 roket lainnya mendarat di dalam Jalur Gaza.

Pada Rabu pagi waktu setempat, militer Israel juga mengumumkan berhasil telah mencegat drone dari Hamas.

Di sisi lain, militer Israel juga melancarkan operasi di Jalur Gaza yang dinamakan Penjaga Tembok.

Baca juga: Israel Serang 130 Sasaran Militer dan Bunuh 15 Mata-mata Militan di Gaza

Dalam operasi tersebut, militer Israel melaksanakan berbagai tindakan termasuk melancarkan ratusan serangan udara di Jalur Gaza.

Akibat serentetan serangan udara dari Israel tersebut, 35 warga Palestina, termasuk 10 anak-anak, tewas di Jalur Gaza sejak Senin.

Sementara itu, lima orang Israel dilaporkan tewas oleh tembakan roket.

Conricus berkeras bahwa Israel menargetkan sasaran militer. Dia juga menekankan bahwa tentara Israel berusaha keras untuk meminimalkan dampak pada warga sipil.

Pada Selasa (11/5/2021), serangan udara Israel menghancurkan sebuah bangunan 12 lantai di dekat pantai di Jalur Gaza.

Baca juga: Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X