Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Kompas.com - 12/05/2021, 10:01 WIB
Orang-orang Yahudi Israel yang bernyanyi bersorak-sorai dan menari di depan Tembok Barat yang menunjukkan kobaran api di kompleks Masjid Al-Aqsa. [SS/Twitter/@AyOdeh] SS/Twitter/@AyOdehOrang-orang Yahudi Israel yang bernyanyi bersorak-sorai dan menari di depan Tembok Barat yang menunjukkan kobaran api di kompleks Masjid Al-Aqsa. [SS/Twitter/@AyOdeh]

YERUSALEM, KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar menunjukkan ribuan orang Yahudi Israel bernyanyi dan menari di depan Tembok Barat di Kota Tua Yerusalem yang terbakar pada Senin malam waktu setempat (10/5/2021).

Melansir Times of Israel pada Selasa (11/5/2021), ratusan pengunjuk rasa Palestina bentrok dengan pasukan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa, setelah beberapa hari kekacauan terjadi di Yerusalem.

Baca juga: PBB Tanggapi Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Polisi mengatakan akibat bentrokan itu pohon di dekat Masjid Al-Aqsa terbakar, dan menurutnya itu terjadi karena obor yang dilemparkan oleh warga Palestina kepada petugas polisi selama bentrokan berlangsung.

Polisi secara singkat menangkapi sekitar 9.000 orang Palestina di alun-alun Tembok Barat, menurut laporan media Ibrani.

Baca juga: Kronologi Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa, Terparah sejak 2017

MK Ayman Odeh, yang memimpin aliansi Joint List yang didominasi Arab di Knesset mengunggah video perayaan orang Israel di depan Tembok Barat yang terbakar di Twitter dengan caption "mengejutkan".

Para selebran Yahudi Israel berada di Tembok Barat, yang merupakan salah satu dinding pendukung kompleks Masjid Al-Aqsa untuk menandai Hari Yerusalem, di mana terjadi penyatuan kembali kota Israel selama Perang 6 Hari pada 1967.

Baca juga: Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa


Hari Yerusalem adalah perayaan dengan Pawai Bendera yang kontroversial, di mana ribuan orang Israel, sebagian besar pemuda, berparade melalui Kota Tua ke Tembok Barat dengan membawa bendera Israel.

Pawai tahun ini dialihkan pada Senin (10/5/2021), untuk menghindari Muslim Quarter Kota Tua, dan kemudian ditangguhkan oleh polisi, ketika Hamas menembakkan rentetan roket dari Gaza ke daerah Yerusalem.

Baca juga: Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Masjid Al-Aqsa yang diperebutkan adalah situs tersuci dalam Yudaisme, dihormati sebagai lokasi dari dua Kuil alkitabiah. Namun, juga merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam. Tembok Barat adalah sisa-sisa dari Kuil Kedua.

Beberapa hari terakhir telah terjadi bentrokan polisi dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, tempat puluhan ribu jamaah Muslim berkumpul setiap hari karena bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Ketegangan memuncak pada Senin (10/5/2021), dengan lebih dari 300 orang terluka dalam bentrokan dengan polisi di lokasi tersebut dan kelompok teror Gaza menembakkan puluhan roket ke Israel selatan dan di Yerusalem.

Serangan roket di Israel berlanjut hingga malam, dan terus hingga Selasa.

Baca juga: Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Covid-19 Menunjukkan Percepatan Infeksi di Brasil, Satu Hari 115.228 Kasus Baru

Wabah Covid-19 Menunjukkan Percepatan Infeksi di Brasil, Satu Hari 115.228 Kasus Baru

Global
Ilmuwan: China Tutupi Pasien Nol dengan Hapus Data Covid-19

Ilmuwan: China Tutupi Pasien Nol dengan Hapus Data Covid-19

Global
Tokoh Oposisi AS Sebut Kartel Narkoba dan Taliban 'Menang' Saat Biden Menjabat

Tokoh Oposisi AS Sebut Kartel Narkoba dan Taliban "Menang" Saat Biden Menjabat

Global
Covid-19 Varian Delta Bisa Sebabkan 90 Persen Kasus di Eropa

Covid-19 Varian Delta Bisa Sebabkan 90 Persen Kasus di Eropa

Global
Korea Utara Enggan Berkontak dengan AS, Dianggap Buang-buang Waktu

Korea Utara Enggan Berkontak dengan AS, Dianggap Buang-buang Waktu

Global
Sepak Terjang John McAfee, Raja Antivirus Penuh Kontroversi yang Tewas Mengenaskan

Sepak Terjang John McAfee, Raja Antivirus Penuh Kontroversi yang Tewas Mengenaskan

Global
Baru Dibentuk, Milisi Anti-junta Bentrok dengan Tentara Myanmar

Baru Dibentuk, Milisi Anti-junta Bentrok dengan Tentara Myanmar

Global
Pendiri Antivirus McAfee Tewas Bunuh Diri di Penjara

Pendiri Antivirus McAfee Tewas Bunuh Diri di Penjara

Global
Perempuan Berdaya: Tomoe Gozen, Samurai Wanita Bernilai 1.000 Prajurit

Perempuan Berdaya: Tomoe Gozen, Samurai Wanita Bernilai 1.000 Prajurit

Internasional
Iran Gagal Luncurkan Satelit ke Ruang Angkasa

Iran Gagal Luncurkan Satelit ke Ruang Angkasa

Global
POPULER GLOBAL: India Laporkan Varian Covid-19 Delta Plus | China Murka Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan

POPULER GLOBAL: India Laporkan Varian Covid-19 Delta Plus | China Murka Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan

Global
Iran Klaim Gagalkan “Serangan Sabotase” pada Fasilitas Nuklirnya

Iran Klaim Gagalkan “Serangan Sabotase” pada Fasilitas Nuklirnya

Global
Ngobrol Langsung dengan Awak China di Luar Angkasa, Xi Jinping Puja-puji Astronotnya

Ngobrol Langsung dengan Awak China di Luar Angkasa, Xi Jinping Puja-puji Astronotnya

Global
Bintang TikTok Mesir Ini Divonis Penjara 10 Tahun, Dituding Memperdagangkan Manusia

Bintang TikTok Mesir Ini Divonis Penjara 10 Tahun, Dituding Memperdagangkan Manusia

Global
Faksi Gaza Ancam Israel: Tunda Bantuan Bisa Nyalakan Lagi Pertempuran

Faksi Gaza Ancam Israel: Tunda Bantuan Bisa Nyalakan Lagi Pertempuran

Global
komentar
Close Ads X