Lagi, Tentara Israel Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Kompas.com - 12/05/2021, 06:14 WIB
Petugas polisi Israel bentrok dengan pengunjuk rasa Palestina di dekat Gerbang Damaskus tepat di luar Kota Tua Yerusalem, Minggu (9/5/2021) malam waktu setempat. AP PHOTO/ARIEL SCHALITPetugas polisi Israel bentrok dengan pengunjuk rasa Palestina di dekat Gerbang Damaskus tepat di luar Kota Tua Yerusalem, Minggu (9/5/2021) malam waktu setempat.

RAMALLAH, KOMPAS.com – Seorang warga Palestina tewas dan seorang terluka akibat tembakan tentara Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (11/5/2021).

Hal itu diungkapkan oleh seorang sumber keamanan Palestina mengatakan kepada AFP, ketika kekerasan melonjak antara Israel dan wilayah Palestina.

Kedua korban adalah anggota badan intelijen Palestina dan ditembak di pos pemeriksaan militer dekat kota Nablus.

Baca juga: Konflik Palestina-Israel: Fakta Dibalik Sengketa Berusia 100 Tahun

Sebelumnya, tentara Israel melaporkan adanya percobaan penembakan dengan mobil di Tapuah Junction, dekat Nablus.

"Dua penyerang dinetralkan di tempat kejadian. Tidak ada cedera dari IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang dilaporkan," ujar tentara Israel.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber keamanan Palestina mengidentifikasi pria yang terbunuh sebagai Ahmed Daraghmeh (30) dari kota al-Lubban al-Sharqiya.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, pihaknya telah menemukan jenazahnya lalu dibawa ke rumah sakit di Nablus.

Baca juga: PBB Tanggapi Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Sementara itu, kondisi korban kedua yang mengalami luka-luka tidak segera diketahui.

Insiden itu terjadi ketika Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas rentetan roket yang ditembakkan oleh milisi Palestina ke Israel.

Sedikitnya 30 warga Palestina dan tiga warga Israel tewas dalam kekerasan yang terjasi sejak Senin (10/5/2021) malam waktu setempat.

Sementara itu, ratusan orang, sebagian besar warga Palestina, terluka dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem pekan lalu.

Baca juga: Bentrok Israel dan Palestina, Kenapa Kawasan Sheikh Jarrah Jadi Rebutan?

Kekerasan di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan itu dipicu oleh penggusuran yang dilakukan Israel terhadap wilayah permukiman warga Palestina di Yerusalem Timur.

Pada Selasa, aksi unjuk rasa terus dilakukan di seluruh wilayah Tepi Barat.

Bentrokan antara warga Palsetina dengan pasukan keamanan Israel menyebabkan 245 orang terluka, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.

Baca juga: Kronologi Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa, Terparah sejak 2017


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X