Kompas.com - 12/05/2021, 05:55 WIB

ROMA, KOMPAS.com – Arkeolog di Italia meyakini bahwa mereka berhasil mengidentifikasi jasad penyelamat yang tewas dalam letusan Gunung Vesuvius, kini wilayah Italia, hampir 2.000 tahun lalu.

Kerangka tersebut diyakini milik pria berusia antara 40 dan 45 tahun dan dalam keadaan sehat, yang terlempar ke tanah karena kekuatan letusan gunung.

Kerangka tersebut termasuk di antara sekitar 300 kerangka yang ditemukan di Herculaneum pada 1980-an. Awalnya, kerangka tersebut dianggap sebagai prajurit biasa.

Baca juga: Lamborghini Era Pompeii Ditemukan Terkubur Abu Gunung Vesuvius

Sekarang, dia diperkirakan seorang petugas senior dalam misi penyelamatan yang diluncurkan oleh komandan angkatan laut Romawi kala itu, Pliny the Elder.

Melansir BBC, Selasa (11/5/2021), Herculaneum dan Pompeii yang di dekatnya merupakan wilayah yang terdampak letusan Gunung Vesuvius.

Bangunan dan jasad-jasad korban terbungkus aliran lava cair, lumpur, dan gas yang jatuh di Herculaneum pada 79 Masehi dengan kecepatan setidaknya 80 kilometer per jam.

Kerangka pria itu ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas pasir sekitar 40 tahun lalu.

Baca juga: Sebelum 2 Jasad Warga Pompeii, Ini Temuan Benda-benda Lain di Sisa Ledakan Vesuvius

Sebuah perahu ditemukan di dekatnya dan sekarang diperkirakan 300 kerangka lainnya yang ditemukan berkumpul di pantai hampir diselamatkan.

Francesco Sirano, direktur situs arkeologi di Herculaneum, mengatakan bahwa pria tersebut mungkin memainkan peran yang yang lebih penting dari yang diperkirakan.

Sirano mengatakan kepada kantor berita Ansa, perkiraan tersebut muncul setelah ditemukan barang-barang yang ditemukan di dekat kerangka pria itu.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taiwan Akan Latihan Anti-Invasi di Tengah Latihan Militer China

Taiwan Akan Latihan Anti-Invasi di Tengah Latihan Militer China

Global
Bagaimana China Memandang Taiwan dan AS?

Bagaimana China Memandang Taiwan dan AS?

Global
PLTU Mulai Ditinggalkan, Asia Tenggara Perlu Siapkan Langkah Transisi Energi

PLTU Mulai Ditinggalkan, Asia Tenggara Perlu Siapkan Langkah Transisi Energi

Global
Paus Beluga Kutub Utara Tersesat Sampai ke Sungai Seine, Coba Diselamatkan dengan 'Koktail Vitamin'

Paus Beluga Kutub Utara Tersesat Sampai ke Sungai Seine, Coba Diselamatkan dengan "Koktail Vitamin"

Global
Berbulan-bulan Pembicaraan, Otorias Chad dan Pemberontak Sepakat Damai

Berbulan-bulan Pembicaraan, Otorias Chad dan Pemberontak Sepakat Damai

Global
4 Pria Muslim Dibunuh, Presiden AS Joe Biden Angkat Suara

4 Pria Muslim Dibunuh, Presiden AS Joe Biden Angkat Suara

Global
China Lanjutkan Latihan Militer, Tunjukkan Seberapa Dekat dengan Taiwan

China Lanjutkan Latihan Militer, Tunjukkan Seberapa Dekat dengan Taiwan

Global
Petir Sambar Fasilitas Minyak Kuba, Kobaran Api Tak Terkendali, 17 Hilang dan 121 Terluka

Petir Sambar Fasilitas Minyak Kuba, Kobaran Api Tak Terkendali, 17 Hilang dan 121 Terluka

Global
Bayi Gajah Putih Langka Lahir di Myanmar

Bayi Gajah Putih Langka Lahir di Myanmar

Global
Kapal Perang China dan Taiwan Berhadapan di Selat Taiwan, Bermanuver Bagai Kucing dan Tikus

Kapal Perang China dan Taiwan Berhadapan di Selat Taiwan, Bermanuver Bagai Kucing dan Tikus

Global
Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 Ditemukan Usai Gletser Pegunungan Alpen Mencair

Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 Ditemukan Usai Gletser Pegunungan Alpen Mencair

Global
Kembali ke Afghanistan, Tentara Berbahaya Ini Dapat Fasilitas Mewah dan Dibiayai Taliban

Kembali ke Afghanistan, Tentara Berbahaya Ini Dapat Fasilitas Mewah dan Dibiayai Taliban

Global
Kebakaran Kelab Malam Thailand Tewaskan 15 Orang, Pemilik Terancam Penjara 10 Tahun dan Denda Rp 83,3 Juta

Kebakaran Kelab Malam Thailand Tewaskan 15 Orang, Pemilik Terancam Penjara 10 Tahun dan Denda Rp 83,3 Juta

Global
Sekjen PBB Memperingatkan Setiap Serangan ke Pembangkit Nuklir adalah Bunuh Diri

Sekjen PBB Memperingatkan Setiap Serangan ke Pembangkit Nuklir adalah Bunuh Diri

Global
Singapura Tak Akan Beri Perlakuan Khusus ke Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa

Singapura Tak Akan Beri Perlakuan Khusus ke Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.