Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Kompas.com - 10/05/2021, 18:46 WIB
Dokter Alexander Murakhovsky yang mengepalai Omsk Emergency Hospital No. 1, lokasi Alexei Navalny dirawat setelah mengalami keracunan di pesawat, berbicara di hadapan media di Omsk pada 21 Agustus 2020. AFP PHOTO/DIMITAR DILKOFFDokter Alexander Murakhovsky yang mengepalai Omsk Emergency Hospital No. 1, lokasi Alexei Navalny dirawat setelah mengalami keracunan di pesawat, berbicara di hadapan media di Omsk pada 21 Agustus 2020.

OMSK, KOMPAS.com - Dokter yang merawat kritikus Kremlin Alexei Navalny setelah pingsan dalam penerbangan di Rusia tahun lalu, sempat hilang di hutan Siberia.

Namun, dia muncul lagi usai keberadaannya tak diketahui selama tiga hari, menurut laporan media lokal yang dikutip Sky News pada Senin (10/5/2021).

Dokter Alexander Murakhovsky meninggalkan markas berburu di hutan Omsk, Siberia, sekitar 2.200 km timur Moskwa dengan kendaraan segala medan pada Jumat (7/5/2021).

Namun dia tidak kembali dan pencarian pun dilakukan.

Baca juga: Dokter Tak Bisa Masuk Rumah Sakit Tempat Navalny Dirawat

Murakhovsky meninggalkan hutan itu sendirian dan muncul di Basly, desa terdekat, kata kantor berita RIA mengutip pemerintah daerah Omsk.

Dia dikatakan dalam kondisi normal, dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan sebagai tindakan pencegahan, tambah RIA mengutip keterangan pihak terkait.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wilayah Omsk luas tetapi jarang penduduk. Polisi di sana mengatakan, layanan darurat, drone, helikopter, dan relawan di darat semuanya dikerahkan dalam pencarian.

Murakhovsky adalah kepala dokter di rumah sakit kota Omsk, Siberia. Ia kemudian dipromosikan menjadi menteri kesehatan daerah.

Baca juga: Putin Bertanggung Jawab Secara Personal atas Nyawa Alexei Navalny

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Global
Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Global
Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Global
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah

POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah

Global
Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Global
Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Global
Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Internasional
Penampilan Terbaru Kim Jong Un Lebih Kurus, Terserang Penyakit?

Penampilan Terbaru Kim Jong Un Lebih Kurus, Terserang Penyakit?

Global
Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Internasional
11.000 Pelajar Hadiri Wisuda di Wuhan Tanpa Masker dan Jaga Jarak

11.000 Pelajar Hadiri Wisuda di Wuhan Tanpa Masker dan Jaga Jarak

Global
Warga Israel Sudah Bebas Tak Pakai Masker, di Dalam atau Luar Ruangan

Warga Israel Sudah Bebas Tak Pakai Masker, di Dalam atau Luar Ruangan

Global
Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Global
Putin Sempat Dinobatkan jadi 'Pria Paling Seksi' di Rusia

Putin Sempat Dinobatkan jadi "Pria Paling Seksi" di Rusia

Global
Berjabat Tangan, Pertemuan Biden dan Putin Resmi Dimulai

Berjabat Tangan, Pertemuan Biden dan Putin Resmi Dimulai

Global
komentar
Close Ads X