Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/05/2021, 11:26 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Sekelompok lanjut usia (lansia) di China yang hendak berwisata dibuat bingung karena mereka dibawa ke pemakaman.

Kepolisian di Chongqing City pun melakukan penyelidikan bagaimana para orang tua itu bisa dibawa ke lokasi makam.

Dilaporkan BBC, mereka dilaporkan membayar 18 yuan (Rp 39.748) untuk paket wisata termasuk makan siang.

Baca juga: Jenazah Lansia Ditemukan di Apartemen Setelah 9 Tahun, Warga Tak Ada yang Tahu

Namun ketika para lansia sudah berangkat, mereka begitu terkejut karena dibawa ke areal pemakaman.

Begitu mereka melaporkan ke polisi, terungkap agen yang membawa mereka tidak mempunyai lisensi resmi.

Pemerintah Chongqing City menyatakan, mereka berjanji akan menindak sangat tegas penipuan yang serupa.

Sebab selain menghancurkan kesenangan wisatawan, insiden itu bisa mencoreng citra pemerintah di barat daya China tersebut.

Salah satu peserta, bermarga Zheng, kepada media lokal mengungkapkan awalnya dia ditawari agen bernama Longyao.

Dia segera memberitahukan penawaran wisata yang menarik ke temannya, dan mereka setuju untuk bergabung.

Dalam video yang dipublikasikan Yahoo News, nampak para peserta bernyanyi dan tersenyum gembira selama tur.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Namun yang tidak mereka duga, mereka dibawa ke pekuburan. "Kami ini turis, mengapa dibawa ke makam?" tanya salah satu peserta.

Pihak penyelenggara liburan pun kini mejadi fokus penyelidikan polisi, dilansir World of Buzz Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Seorang Dokter di Australia Salah Berikan Dosis Vaksin Covid-19 kepada 2 Warga Lansia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olaf Scholz: Putin Tak Pernah Ancam Saya atau Jerman

Olaf Scholz: Putin Tak Pernah Ancam Saya atau Jerman

Global
Dalam Misa Terbuka, Paus Fransiskus Desak Diakhirinya Kebencian Etnis di Sudan Selatan

Dalam Misa Terbuka, Paus Fransiskus Desak Diakhirinya Kebencian Etnis di Sudan Selatan

Global
49 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Hunan China, 16 Orang Tewas, 66 Terluka

49 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Hunan China, 16 Orang Tewas, 66 Terluka

Global
Bunuh Bayi Orang Utan Setelah Induknya Mati, Kebun Binatang Basel Tuai Kecaman Luas

Bunuh Bayi Orang Utan Setelah Induknya Mati, Kebun Binatang Basel Tuai Kecaman Luas

Global
Warung Makan Mi Ini Cari Pembeli yang Keliru Bayar Rp5,13 Juta untuk Makanan Rp51.300 Lewat QR Code

Warung Makan Mi Ini Cari Pembeli yang Keliru Bayar Rp5,13 Juta untuk Makanan Rp51.300 Lewat QR Code

Global
Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf Meninggal di Dubai

Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf Meninggal di Dubai

Global
Kisah Srividya K, Ibu Muda di India yang Pecahkan Rekor Sumbang ASI 105 Liter

Kisah Srividya K, Ibu Muda di India yang Pecahkan Rekor Sumbang ASI 105 Liter

Global
Titik Cerah Misteri Hilangnya Hewan di Kebun Binatang Dallas

Titik Cerah Misteri Hilangnya Hewan di Kebun Binatang Dallas

Global
Zelensky Cabut Kewarganegaraan Sejumlah Mantan Politisi Ukraina

Zelensky Cabut Kewarganegaraan Sejumlah Mantan Politisi Ukraina

Global
Pakistan Blokir Wikipedia, Anggap Muat Konten yang Menghujat

Pakistan Blokir Wikipedia, Anggap Muat Konten yang Menghujat

Global
China Catat 3.278 Kematian Baru Terkait Covid-19

China Catat 3.278 Kematian Baru Terkait Covid-19

Global
Huru-hara Balon Terbang, AS dan China Kembali Geger

Huru-hara Balon Terbang, AS dan China Kembali Geger

Global
China Kecam AS Tembak Jatuh Balon, Sebut Reaksi Berlebihan

China Kecam AS Tembak Jatuh Balon, Sebut Reaksi Berlebihan

Global
Rangkuman Hari Ke-346 Serangan Rusia ke Ukraina: Paket Bantuan 2,2 Miliar Dollar AS, Sumpah Zelensky Lindungi Bakhmut

Rangkuman Hari Ke-346 Serangan Rusia ke Ukraina: Paket Bantuan 2,2 Miliar Dollar AS, Sumpah Zelensky Lindungi Bakhmut

Global
Alasan Ukraina Tak Gunakan Senjata dari Barat untuk Serang Wilayah Rusia

Alasan Ukraina Tak Gunakan Senjata dari Barat untuk Serang Wilayah Rusia

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+