Sepupu Ratu Elizabeth II Tawarkan Investor Akses ke Kremlin demi Keuntungan Pribadi

Kompas.com - 10/05/2021, 11:09 WIB
Foto pada 4 Juni 2016 menampilkan sepupu Ratu Elizabeth II, Pangeran Michael dari Kent, di Derby Festival, Surrey, Inggris selatan. AFP PHOTO/LEON NEALFoto pada 4 Juni 2016 menampilkan sepupu Ratu Elizabeth II, Pangeran Michael dari Kent, di Derby Festival, Surrey, Inggris selatan.

LONDON, KOMPAS.com - Sepupu Ratu Elizabeth II, Pangeran Michael dari Kent, tertangkap basah menawarkan akses ke Kremlin untuk investor demi keuntungan pribadi.

Temuan itu diungkap oleh investigasi Sunday Times dan Channel 4 yang diberitakan AFP pada Minggu (9/5/2021).

Klaim ini muncul saat hubungan London dengan Moskwa memburuk, terutama setelah insiden keracunan mantan mata-mata Rusia pada 2018 di Inggris.

Baca juga: Keamanan Ratu Elizabeth II Siaga Tinggi, Dua Penyusup Masuk Perkebunan Windsor

Pangeran Michael mengatakannya kepada wartawan yang menyamar sebagai investor dari Korea Selatan dalam pertemuan virtual.

Sepupu Ratu Elizabeth II itu berujar, dia bisa membuatkan "pernyataan rahasia" kepada pegawai Presiden Rusia Vladimir Putin dengan tarif 10.000 poundsterling (hampir Rp 200 juta).

Program Dispatches milik Channel 4 dan Sunday Times juga mendirikan perusahaan emas palsu asal Korea Selatan, House of Haedong, untuk mendukung investigasinya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pangeran mengatakan, dia juga bisa memberikan dukungan Kerajaan Inggris kepada perusahaan itu seharga 200.000 dollar AS (Rp 2,8 miliar), dalam rekaman pidato dengan Istana Kensington sebagai latar belakangnya.

Dalam pertemuan yang direkam oleh wartawan menyamar itu, mitra bisninsya Lord Reading memanggil sang pangeran "duta tidak resmi Yang Mulia untuk Rusia."

Baca juga: Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja Setelah Ratu Elizabeth II

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Global
Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Global
Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Global
Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Global
Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Global
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah

POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah

Global
Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Global
Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Global
Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Siapa Presiden Pertama di Dunia?

Internasional
Penampilan Terbaru Kim Jong Un Lebih Kurus, Terserang Penyakit?

Penampilan Terbaru Kim Jong Un Lebih Kurus, Terserang Penyakit?

Global
Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Operation Black Tornado Marcos India: Tak Gentar Walau Peluru di Badan

Internasional
11.000 Pelajar Hadiri Wisuda di Wuhan Tanpa Masker dan Jaga Jarak

11.000 Pelajar Hadiri Wisuda di Wuhan Tanpa Masker dan Jaga Jarak

Global
Warga Israel Sudah Bebas Tak Pakai Masker, di Dalam atau Luar Ruangan

Warga Israel Sudah Bebas Tak Pakai Masker, di Dalam atau Luar Ruangan

Global
Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Global
komentar
Close Ads X