Pipa Bahan Bakar Terbesar Kena Serangan Siber, AS Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Kompas.com - 10/05/2021, 07:43 WIB
Colonial Pipeline, perusahaan penyalur minyak terbesar di Amerika Serikat (AS). Pada pekan lalu, perusahaan ini menjadi korban serangan siber sehingga pemerintah AS mengumumkan kondisi darurat nasional. THE COLONIAL PIPELINE via BBCColonial Pipeline, perusahaan penyalur minyak terbesar di Amerika Serikat (AS). Pada pekan lalu, perusahaan ini menjadi korban serangan siber sehingga pemerintah AS mengumumkan kondisi darurat nasional.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah AS mengumumkan kondisi darurat nasional setelah pipa bahan bakar terbesar mereka jadi target serangan siber.

The Colonial Pipeline membawa 2,5 juta barel per hari, memasok 45 persen kebutuhan jet maupun diesel di East Coast.

Pada Jumat (7/5/2021), faslitas itu lumpuh oleh grup kriminal siber dan saat ini tengah dalam proses pemulihan.

Baca juga: Serangan Siber terhadap Departemen Energi AS adalah Ancaman Serius

Amendemen pada Undang-undang Jones membuat bahan bakar bisa mendapat dibawa lewat darat, dilansir BBC Minggu (9/5/2021).

Pakar menyatakan, serangan siber pada pipa bahan bakar membuat harga minyak bisa meningkat 2-3 persen pada Senin (10/5/2021).

Namun, mereka memeringatkan harga bisa meningkat lebih tajam jika AS tidak kunjung menangani situasinya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah sumber mengungkapkan, kelompok yang bertanggung jawab bernama Dark Side, dan merampas 100 Gigabyte data di Kamis (6/5/2021).

Setelah mengambil alih data, para peretas mengunci akses sejumlah komputer dan meminta tebusan keesokan harinya.

Jika tidak dibayar, mereka mengancam akan membocorkan data Colonial Pipeline yang mereka retas ke dunia maya.

Baca juga: Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan Lalaki Sajabar

Colonial menyatakan, mereka bekerja sama dengan dinas federal, pakar keamanan siber, dan kementerian energi untuk memulihkan layanan.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X