Kompas.com - 10/05/2021, 06:44 WIB
Panglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. AFP/YE AUNG THUPanglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com – Junta militer Myanmar menyetujui investasi baru senilai hampir 2,8 miliar dollar AS (Rp 39 triliun) untuk berbagai proyek.

Dalam investasi tersebut, ada proyek pembangkit listrik tenaga gas alam cair yang akan menelan biaya 2,5 miliar dollar AS (Rp 35 triliun).

Baca juga: Junta Militer Myanmar Masukkan Pemerintah Bayangan sebagai Teroris

Menurut situs web Direktorat Investasi dan Administrasi Perusahaan, Komisi Investasi Myanmar pada Jumat (7/5/2021) menyetujui investasi untuk 15 proyek.

Pengumuman itu muncul ketika sebagian besar perekonomian Myanmar dilumpuhkan oleh aksi protes dan pemogokan sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari melalui kudeta.

Badan pemeringkat kredit internasional Fitch Solutions memperkirakan, perekonomian Myanmar akan berkontraksi sebesar 20 persen tahun ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Koran Perancis Ungkap Perusahaan Energi Total “Danai” Junta Militer Myanmar

Selain proyek pembangkit listrik, investasi tersebut akan mencakup proyek lain seperti peternakan, manufaktur, dan sektor jasa sebagaimana dilansir Reuters.

Situs web Direktorat Investasi dan Administrasi Perusahaan tidak memberikan rincian terkait perusahaan di balik proyek tersebut atau dari negara mana mereka berasal.

Dalam beberapa tahun terakhir, investor terbesar di Myanmar adalah China, Singapura, dan Thailand.

Baca juga: Sejak Kudeta, 80 Personel Hengkang dari Angkatan Udara Myanmar

Meski demikian, sebagian besar investasi dari Singapura telah disalurkan dari tempat lain.

Sebagian besar pembangkit listrik di Myanmar saat ini dihasilkan dari proyek pembangkit listrik tenaga air.

Kini, pembangkit listrik tenaga gas alam cair dipandang semakin penting bagi negara yang ekonominya telah berkembang pesat selama satu dekade pasca-reformasi demokrasi.

Baca juga: Dewan Bisnis AS-ASEAN Berkomitmen Bantu Myanmar Keluar dari Krisis Kudeta


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Israel Makin Canggih, Kini Punya Laser untuk Tembak Jatuh Drone

Global
Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Puluhan Anjing Diselamatkan Aktivis Sebelum Jadi Hidangan di Festival Daging Anjing di China

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri untuk Kedua Kalinya Pasca-KTT

Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri untuk Kedua Kalinya Pasca-KTT

Global
Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Terkait Nuklir, PM Baru Israel Sebut Presiden Baru Iran Algojo Brutal

Global
Viral, Video Guru Telepon Satu-satu Muridnya karena Hanya 10 yang Masuk Kelas Online

Viral, Video Guru Telepon Satu-satu Muridnya karena Hanya 10 yang Masuk Kelas Online

Global
Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Sama-sama Disegani, Inilah Perbandingan Pasukan Khusus Iran dan Israel

Global
Covid-19 Indonesia Tembus 2 Juta Kasus, Beritanya Populer di Media Asing

Covid-19 Indonesia Tembus 2 Juta Kasus, Beritanya Populer di Media Asing

Global
Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Gajah di Thailand Jebol Tembok Dapur Rumah Orang dan Curi Sekantong Beras

Global
Inspirasi Energi: Peluang dan Tantangan Menuju Nol Emisi Karbon

Inspirasi Energi: Peluang dan Tantangan Menuju Nol Emisi Karbon

Internasional
Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Global
Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Global
Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Global
China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

Global
 Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Global
Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads X