Kompas.com - 09/05/2021, 13:42 WIB
Anggota keluarga memberi penghormatan terakhir kepada kerabat mereka Rajendra Prasad Mishra, seorang pria berusia 62 tahun yang telah kehilangan nyawanya karena infeksi virus corona sebelum dikremasi di Sungai Gangga di Phaphamau di Prayagraj, India, Sabtu (8/5/2021). AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGHAnggota keluarga memberi penghormatan terakhir kepada kerabat mereka Rajendra Prasad Mishra, seorang pria berusia 62 tahun yang telah kehilangan nyawanya karena infeksi virus corona sebelum dikremasi di Sungai Gangga di Phaphamau di Prayagraj, India, Sabtu (8/5/2021).

NEW DELHI, KOMPAS.com – Selama dua hari berturut-turut, 4.000 orang meninggal dunia dalam sehari akibat virus corona di India.

Pada Minggu (9/5/2021), “Negeri Anak Benua” melaporkan 4.092 kematian akibat Covid-19 selama 24 jam terakhir.

Melansir Reuters, total korban meninggal akibat Covid-19 di India sebanyak 242.362 jiwa sejak pandemi dimulai.

Baca juga: Muncul Infeksi Jamur Hitam yang Langka pada Pasien Covid-19 di India

Pada Minggu pula, India melaporkan 403.738 kasus virus corona terbaru sehingga total kasus Covid-19 di sana sejak pandemi dimulai sebanyak 22,3 juta kasus.

India telah digulung tsunami Covid-19 pada gelombang kedua ini dengan jumlah kasus dan kematian harian mencatatkan rekor tertinggi hampir setiap hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tenaga medis di sana juga semakin kewalahan akibat menipisnya stok oksigen medis, kosongnya tempat tidur di rumah sakit, dan krematorium yang dibanjiri jenazah setiap hari.

Para ahli mengatakan, jumlah kasus dan kematian Covid-19 di India yang sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.

Baca juga: Warga India Panik Bola Api Seperti Roket China Terlihat di Atas Langit

Banyak negara bagian di India memberlakukan lockdown ketat selama sebulan terakhir untuk membendung lonjakan infeksi.

Sementara itu, wilayah-wilayah lain juga mengumumkan pembatasan pergerakan publik dengan menutup bioskop, restoran, pub, dan pusat perbelanjaan.

Di sisi lain, pemerintahan Perdana Menteri India Narendra Modi terus diserang kritik akibat penanganannya terhadap pandemi.

Modi didesak untuk menerapkan lockdown nasional seperti yang telah dilakukannya pada gelombang pertama Covid-19 tahun lalu.

Baca juga: Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Pada Sabtu (8/5/2021), India melaporkan jumlah kematian Covid-19 tertinggi dalam satu hari sebanyak 4.187 kematian.

Institute for Health Metrics and Evaluation memperkirakan bahwa India kemungkinan akan mencatatkan 1 juta kematian akibat Covid-19 pada Agustus.

Dukungan telah mengalir dari seluruh dunia dalam bentuk tabung oksigen, ventilator, dan peralatan medis lainnya untuk rumah sakit yang kewalahan di India akibat tsunami Covid-19.

Baca juga: Corona India Catat Rekor Buruk Lagi, 4.000 Kematian dalam Sehari


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.