Duduk di Luar Rumah Cari Udara Segar, Kakek Ini Didenda Rp 17 Juta

Kompas.com - 08/05/2021, 14:47 WIB
Seorang pria lanjut usia di Raub, Pahang, Malaysia didenda senilai 5.000 ringgit atau setara Rp 17 juta karena dianggap melanggar pembatasan sosial di bawah Perintah Kendali Pergerakan (PKP). ORIENTAL DAILY via WORLD OF BUZZSeorang pria lanjut usia di Raub, Pahang, Malaysia didenda senilai 5.000 ringgit atau setara Rp 17 juta karena dianggap melanggar pembatasan sosial di bawah Perintah Kendali Pergerakan (PKP).

RAUB, KOMPAS.com – Seorang kakek di Malaysia yang menjalani karantina mandiri dan dipakaikan gelang merah keluar dari rumahnya untuk menikmati udara segar.

Akibatnya, polisi mendenda pria lansia berusia 73 tahun di Raub, Pahang, Malaysia tersebut senilai 5.000 ringgit atau setara Rp 17 juta.

Menurut Oriental Daily, Inspektur Kama Azural Mohamed mengatakan, kakek tersebut didenda karena melanggar pembatasan sosial di bawah Perintah Kendali Pergerakan (PKP).

Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Didenda karena Langgar Aturan Covid-19

Kama mengatakan, kakek tersebut didenda bersama dengan dua orang lain yang tinggal di kawasan tersebut karena melanggar PKP.

“Jika tidak mengikuti karantina, orang-orang ini dapat menyebarkan virus jika mereka terinfeksi Covid-19,” kata Kama sebagaimana dilansir World of Buzz, Kamis (6/5/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan, kakek tersebut mengaku keluar rumah untuk mencari udara segar karena rumahnya sangat hangat.

Baca juga: Jual Burger di Depan Rumah, Pria di Malaysia Didenda Rp 176 Juta

Dia kemudian didenda 5.000 ringgit (Rp 17 juta) berdasarkan Pasal 22 (b) dari Undang-undang Darurat (PKP) (Amandemen) 2021.

Sementara itu, dua pelanggar PKP lainnya masing-masing didenda 2.000 ringgit atau setara Rp 6,9 juta.

Kama menyebutkan, sebanyak 17 petugas polisi diterjunkan sepanjang waktu di Sungai Chalit, Sungai Klau, dan Sungai Ruan.

Baca juga: Tak Pakai Masker saat Rapat, PM Thailand Didenda Rp 2,7 Juta

Personel kepolisian tersebut dikerahkan untuk memastikan bahwa penduduk setempat mematuhi aturan karantina dari pemerintah.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti aturan PKP selama masa karantina atau kepolisian akan mengambil tindakan.

Kama turut meminta masyarakat untuk memberikan informasi yang diperlukan kepada polisi untuk memutus rantai Covid-19.

Baca juga: Gelar Pesta Ulang Tahun, PM Norwegia Didenda Polisi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X